UNY Telusuri Dugaan Alumni Lakukan Riset Palsu di Konferensi Internasional

Ada tiga nama yang terseret dalam kasus riset palsu dan diduga alumni Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). 

Tayang:
Dok.Istimewa
Gedung Rektorat Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 
Ringkasan Berita:
  • UNY masih menelusuri nama alumni yang diduga melakukan riset palsu di konferensi International Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases (ISSPD) di Denmark.
  • Ada tiga nama yang terseret dalam kasus tersebut dan diduga alumni UNY. 
  • Terkait tindak lanjut, UNY masih menunggu arahan resmi dari Kementerian Pendidikan Tingi, Sains, dan Teknologi. 

 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) masih menelusuri nama alumni yang diduga melakukan riset palsu di konferensi International Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases (ISSPD) di Denmark.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, Prof Nur Hidayanto, mengatakan ada tiga nama yang terseret dalam kasus tersebut dan diduga alumni UNY. 

Ia mengakui ketiga nama tersebut muncul di database UNY.

Kendati demikian, pihaknya tidak bisa memastikan ketiganya alumni UNY atau hanya memiliki kesamaan nama.

Pihaknya pun masih harus mengklarifikasi hal tersebut pada alumni yang tercatat.

"Setahu saya ada tiga yang kemarin kami cek ada kesamaan nama dengan alumni kami. Namun sekali lagi kami tetap masih mengklarifikasi alumni kami, hingga bisa kami pastikan bertiga ini alumni kami atau bukan, karena info di sosmed memang harus kami cek dengan teliti," katanya.

Baca juga: UNY Siap Kelola SPPG Jika Diberi Amanah, Ini Alasan Rektor

Tunggu Arahan Kemendikti Saintek

Terkait tindak lanjut, pihaknya juga masih menunggu arahan resmi dari Kementerian Pendidikan Tingi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek). 

"Kami tetap menggali informasi terkait ini. Ke depannya kami tetap nderek arahan kementerian seperti apa nantinya jika memang terbukti ada permasalahan. Dan sebelumnya tentu akan dibahas bersama pimpinan universitas dan pihak terkait," sambungnya.

Dalam penelusuran tersebut, UNY tidak mamatok target khusus.

Namun, pihaknya berupaya secepatnya menyelesaikan perosalan ini.

Ia pun berharap persoalan ini bisa segera tuntas.

"Kalau masalah target waktu kami upayakan secepatnya, supaya bisa segera clear semuanya," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved