Amalan

3 Manfaat Rutin Membaca Surat Al-Waqiah Setiap Hari

Kesadaran ini membantu mengurangi kecemasan terhadap masalah ekonomi dan masa depan, serta menumbuhkan sikap qana‘ah atau merasa cukup.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Pinterest
Mushaf Al Quran 

Khususnya ketika seseorang menghadapi kecemasan, misalnya masalah ekonomi, pekerjaan, atau ketidakpastian hidup, surat ini berfungsi sebagai pengingat bahwa Allah adalah sumber segala rezeki dan kehidupan.

Kesadaran ini memberikan rasa tenang karena beban pikiran tidak lagi harus ditanggung sendiri manusia belajar menyerahkan urusan dan kekhawatiran kepada Allah, yakin bahwa Dia akan memberikan jalan keluar dan berkah pada waktu yang tepat.

Selain itu, ritme bacaan Al-Qur’an yang teratur dan indah secara alami memberi efek relaksasi pada otak dan tubuh. Nada, tempo, dan intonasi yang konsisten saat membaca menciptakan sensasi menenangkan, membuat detak jantung lebih stabil, pikiran lebih jernih, dan hati lebih damai.

Pengingat akhirat.

6 Arti Mimpi Menjadi Hantu di Akhirat, Melihat Diri Sendiri di Akhirat Menurut Kitab Primbon Jawa
ilustrasi (pixabay)


Al-Waqiah berfungsi sebagai pengingat kuat bahwa dunia bersifat sementara dan bukan tujuan akhir kehidupan.

Gambaran kenikmatan surga bagi golongan yang taat dan azab bagi golongan yang ingkar menumbuhkan kesadaran bahwa keberhasilan sejati bukan diukur dari banyaknya harta, melainkan dari keselamatan di akhirat.

Dengan mengingat akhirat secara terus-menerus, seseorang akan lebih berhati-hati dalam bersikap, jujur dalam mencari rezeki, dan tidak menghalalkan segala cara demi kepentingan dunia.

Kesadaran akhirat ini membantu menata ulang prioritas hidup, sehingga dunia dijalani sebagai sarana beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah, bukan sebagai tujuan utama.

Membaca Surah Al-Waqiah secara rutin berfungsi sebagai pengingat kuat bahwa dunia ini bersifat sementara dan bukan tujuan akhir dari kehidupan manusia.

Setiap ayat dalam surat ini menegaskan bahwa manusia akan menghadapi hari kiamat, di mana amal perbuatannya akan dipertanggungjawabkan. Hal ini menumbuhkan kesadaran bahwa segala kesenangan, harta, dan kedudukan di dunia hanyalah sementara dan bisa hilang kapan saja.

Dengan memahami hal ini, seseorang akan lebih bijaksana dalam memandang dunia, tidak mudah tergoda oleh nafsu sesaat, dan lebih fokus pada amal yang bernilai di sisi Allah.

Selain itu, membaca Al-Waqiah membantu seseorang menjadi lebih berhati-hati dalam bersikap sehari-hari.

Kesadaran akan adanya kehidupan setelah mati mendorong orang untuk berlaku jujur dalam mencari rezeki, adil dalam berinteraksi, dan tidak menghalalkan segala cara demi kepentingan dunia.

Manusia belajar memisahkan kebutuhan dari keinginan, dan menyelaraskan segala usaha dengan prinsip-prinsip Islam.

Kesadaran akan akhirat juga membantu menata ulang prioritas hidup.

Dunia dijalani bukan untuk mengejar harta atau kesenangan semata, tetapi sebagai sarana beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Setiap tindakan, baik bekerja, belajar, maupun berinteraksi sosial, menjadi bagian dari ibadah jika diniatkan untuk mendapatkan ridha Allah.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved