Amalan
3 Amalan yang Dapat Dilakukan Saat Hujan Lebat
Hujan lebat yang turun dari langit bukan sekadar peristiwa alam, melainkan tanda kebesaran dan kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Hujan lebat yang turun dari langit bukan sekadar peristiwa alam, melainkan tanda kebesaran dan kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya.
Di balik derasnya air yang mengguyur bumi, tersimpan rahmat, keberkahan, dan pengingat bahwa manusia hanyalah makhluk yang lemah dan bergantung sepenuhnya kepada Sang Pencipta.
Pada saat hujan turun dengan deras, Allah membuka pintu rahmat-Nya, menjadikan waktu tersebut menjadi momen yang tepat untuk menundukkan hati, memperbanyak doa, dan mengingat-Nya dengan penuh keikhlasan.
1. Berdoa
Doa ketika hujan lebat
اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالْآجَامِ وَالظُّرَابِ وَالْأَوْدِيَّةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
"Ya Allah, jadikanlah hujan ini sebagai nikmat bagi kami, bukan sebagai siksa atas kami.Ya Allah, berikanlah hujan ke dataran tinggi, gunung, ngarai, anak bukit, lembah dan tempat-tempat tumbuhnya pepohonan."
Hujan menjadi salah satu waktu yang mustajab untuk memanjatkan doa. Saat hujan lebat kita dapat berdoa untuk diri kita sendiri, orang tua dan kerabat yang lainnya.
Dalam Islam, hujan adalah salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa, artinya doa lebih mudah dikabulkan.
Karena itu, saat hujan lebat, kita dianjurkan untuk berdoa tidak hanya agar terhindar dari bahaya, tetapi juga untuk kebaikan diri sendiri, orang tua, keluarga, dan orang lain.
Dapat dimanfaatkan untuk memohon ampunan, keselamatan, kesehatan, dan keberkahan hidup.
Doa ini juga mengajarkan kita untuk berserah diri kepada Allah.
Manusia tidak bisa mengatur hujan atau alam, sehingga melalui doa kita mengakui bahwa hanya Allah Swt.
Dengan berdoa saat hujan lebat, hati menjadi lebih tenang, iman semakin kuat, dan kita diingatkan agar selalu dekat kepada Allah dalam keadaan apa pun, baik saat senang maupun saat khawatir
2. Membaca Al-Quran
Membaca Al-Quran disaat hujan lebat dapat menjadi amalan yang sangat baik
عَنْ أَبِي أُمَامَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : اِقْرَؤُوْا القُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ القِيَامَةِ شَفِيْعًا لِأَصْحَابِهِ . رَوَاهُ مُسْلِمٌ
Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Bacalah Al-Qur’an karena pada hari kiamat, ia akan datang sebagai syafaat untuk para pembacanya.” (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 804]
Membaca Al-Quran pada saat hujan juga dapat menenangkan suasana hati
| Keistimewaan Berdoa Setelah Azan Dikumandangkan dan Tata Caranya |
|
|---|
| 3 Amalan yang Dapat Dilakukan Untuk Menghidupi Pagi dengan Penuh Keberkahan |
|
|---|
| 6 Hal Menyimpang yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Ziarah Kubur |
|
|---|
| Bulan Syaban Menjadi Trigger Perubahan Jelang Ramadhan |
|
|---|
| 3 Manfaat Rutin Membaca Surat Al-Waqiah Setiap Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-foto-hujan-deras-hujan-lebat-hujan-di-jalan.jpg)