Sambut HUT Ke-73, DPRD Kulon Progo Beri 1.000 Bibit Tanaman ke Warga Kalibawang

Ia mengatakan setidaknya ada 1.000 bibit tanaman yang disalurkan. Seluruhnya disalurkan untuk KWT yang ada di Kalibawang.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/Alexander Aprita
BIBIT TANAMAN: Wakil Ketua DPRD Kulon Progo, Suharto (tengah) menanam bibit pohon secara simbolis di Padukuhan Boro, Kalurahan Banjarasri, Kapanewon Kalibawang, Kamis (08/01/2026). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulon Progo memulai rangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 lembaga tersebut. Salah satunya aksi penanaman pohon yang dilakukan di Kapanewon Kalibawang.

Aksi penanaman pohon berlangsung pada Kamis (08/01/2026) pagi di Padukuhan Boro, Kalurahan Banjarasri, Kapanewon Kalibawang. Penanaman diawali dengan penyerahan bibit tanaman oleh Wakil Ketua DPRD Kulon Progo, Suharto.

Ia mengatakan setidaknya ada 1.000 bibit tanaman yang disalurkan. Seluruhnya disalurkan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di Kalibawang.

"Bibit tanaman yang diberikan bermacam-macam, seperti tanaman buah hingga tanaman keras," kata Suharto.

Nantinya ribuan bibit pohon tersebut ditanam di halaman rumah tiap anggota KWT. Selain menjaga kondisi lingkungan agar tetap asri, hasilnya pun bisa dimanfaatkan oleh warga untuk meningkatkan pendapatannya.

Selain penyaluran dan penanaman bibit pohon, anggota dewan juga mengunjungi panti asuhan hingga pondok pesantren (ponpes). Mereka menyalurkan sejumlah bantuan ke tempat-tempat tersebut.

"Kami berikan bantuan dan santunan untuk anak-anak di panti asuhan dan ponpes," ujar Suharto.

Ia berharap kegiatan yang mereka lakukan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Terutama meningkatkan hubungan yang lebih harmonis antara wakil dan rakyatnya sehingga aspirasi mereka bisa terwujud.

Ketua Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) Kalibawang, Mindarsih mengatakan bibit tanaman tersebut akan dibudidayakan hingga menghasilkan buah. Sebab bibit yang diberikan berupa tanaman alpukat, mangga, durian, dan sebagainya.

"Buahnya selain untuk konsumsi sendiri juga bisa dijual lebihnya untuk menambah pendapatan warga," jelasnya.

Berbagai KWT di Kalibawang juga telah mengembangkan usaha pertanian dari hulu ke hilir. Usahanya dimulai dari penanaman, pengolahan, pemasaran, hingga penjualan produk pertanian.

Pimpinan Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji, Suster Maria Christera turut mengapresiasi kunjungan para anggota DPRD Kulon Progo. Ia menilai kunjungan itu sebagai bentuk perhatian wakil rakyat pada rakyatnya.

"Dukungan dari lembaga pemerintah tetap diperlukan, sebab tanpa dukungan itu kami tidak bisa berkembang hingga sejauh ini," kata Suster Christera.(alx)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved