Akhir Petualangan Sindikat Love Scamming Internasional di Sleman
Polresta Yogyakarta mengungkap kasus love scamming internasional di Sleman DI Yogyakarta dan telah berjalan selama satu tahun.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Pengungkapan berawal dari patroli siber yang dilakukan oleh jajaran Polresta Yogyakarta.
Dari hasil patroli siber tersebut, polisi mencurigai adanya aktivitas mencurigakan di kawasan Gito Gati, yang kemudian ditindaklanjuti dengan pendalaman kasus. Praktik love scamming ini diketahui dijalankan oleh perusahaan PT Altair Trans Service.
Dari hasil penyelidikan, Polresta Yogyakarta mengamankan enam orang tersangka.
“Enam tersangka yang diamankan identitas tersangka inisial R 35 tahun, peran sebagai CEO pemilik. Kedua H perempuan 33 tahun peran HRD, inisial P peran project manager, inisial V peran tim leader, kelima inisial G laki-laki 22 tahun peran sebagai tim leader, dan M perempuan peran project manager,” ujarnya.
Atas perbuatannya keenam tersangka disangkakan dengan pasal Pasal 407 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Jo Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.
Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 Ayat (1) Jo Pasal 45 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik, Pasal 4 jo pasal 29 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi. Ancaman hukuman minimal 6 bulan maksimal 10 tahun penjara.
Modus merekrut
Adapun, para tersangka kasus love scaming yang bermarkas di Ruko Gito-Gati, Kabupaten Sleman merekrut para karyawannya dengan modus sebagai customer service (CS). Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, mengatakan para tersangka juga tidak memberikan syarat yang ribet.
Calon pekerja yang melamar hanya disyaratkan mahir dalam berbahasa Inggris. “Termasuk simpel, hanya bisa berbahasa Inggris saja, syaratnya. Kalau setahu mereka (karyawan) itu hanya sebagai customer service,” kata Riski Adrian, kepada awak media, Rabu (7/1). ).
Dia menyampaikan total ada 64 orang yang diamankan pasca penggerebekan disebuah ruko di Jalan Gito-Gati Sleman pada Senin (5/1) kemarin.
Saat ini, seluruhnya masih dalam proses pendalaman untuk mengungkap semua pihak yang diduga terlibat dalam kejahatan itu. Sementara total karyawan dari penyedia jasa love scaming tersebut disampaikan Adrian mencapai 160 hingga 200 orang.
Selain di Sleman, mereka juga memiliki markas yang berada di Lampung. “Itu yang di Lampung hampir sama seperti yang ada di Jogja. Dikelola oleh CEO dari sini juga,” tegas Adrian.
Sistematis tapi manipulatif
Praktik penipuan asmara atau love scamming internasional ternyata memiliki skema operasional yang sangat rapi, mekanis, dan manipulatif. Berdasarkan kesaksian Sumanto (bukan nama sebenarnya), seorang mantan pekerja di perusahaan tersebut, setiap karyawan ditempatkan dalam divisi-divisi khusus yang memiliki tugas bertahap untuk menguras harta korban di luar negeri.
Sumanto membeberkan bahwa para pekerja dibekali fasilitas telepon seluler dan banyak akun perempuan cantik yang stok fotonya sudah disediakan oleh perusahaan, mulai dari foto kasual hingga foto vulgar.
Ia menjelaskan secara mendalam bagaimana lima divisi di dalam kantor tersebut bekerja secara sistematis untuk memanipulasi psikologi para pria di negara-negara berbahasa Inggris seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Australia.
"Divisinya ada empat di sana, ditambah satu divisi tambahan. Pertama divisi user baru, tugasnya chattingan sama user dating apps baru, dichat gimana caranya agar dia premium. Soalnya kalau tidak premium itu chat-nya terbatas, jadi gimana caranya jadi cewek yang atraktif biar dia pengen lanjut chat," ujar Sumanto.
| Tiga Bulan, 1,75 Juta Pelancong Kunjungi Sleman, Candi Prambanan Masih Favorit |
|
|---|
| Tunggu Anjuran, Sangketa Pesangon Murah Buruh PT MTG Mau Dibawa ke RUPS |
|
|---|
| Mediasi Ketiga Sengketa Pesangon Buntu, Ratusan Buruh PT MTG Datangi Gedung Dewan Sleman |
|
|---|
| Usung Konsep '3M', Permukiman Mrican Disebut Menko AHY Jadi Contoh Penataan Kawasan Kumuh |
|
|---|
| Pemkot Yogyakarta Siapkan Lahan 2 Hektare untuk 'Taman Pintar II' di Umbulharjo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/KASUS-praktik-scammer-jaringan-internasional-di-sleman.jpg)