ASN di Bantul Mulai Daftar Jadi Anggota KDMP, 10 Gedung Akan Dibangun
Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mulai mendaftarkan diri sebagai anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Sejumlah aparatur sipil negara ASN Pemkab Bantul mulai mendaftarkan diri sebagai anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di masing-masing kalurahan.
- Disampaikannya, pendaftaran dilakukan untuk menindaklanjuti surat edaran terkait keanggotaan KDMP yang diterbitkan oleh Bupati Bantul pada beberapa waktu lalu.
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mulai mendaftarkan diri sebagai anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di masing-masing kalurahan.
"Sekarang baru dilakukan pendaftaran keanggotaan dari teman-teman ASN dan non-ASN," kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Bantul, Prapta Nugraha, Minggu (21/12/2025).
Disampaikannya, pendaftaran dilakukan untuk menindaklanjuti surat edaran terkait keanggotaan KDMP yang diterbitkan oleh Bupati Bantul pada beberapa waktu lalu.
Sayangnya, Prapta belum dapat menyampaikan jumlah ASN yang telah mendaftar menjadi anggota KDMP di Bumi Projotamansari.
Kendati begitu, pihaknya akan melakukan evaluasi agar masing-masing KDMP terdapat anggota ASN dan non-ASN.
"Beberapa waktu lalu sudah kita terbitkan SE ASN dan non-ASN jadi anggota KDMP. Nah, nanti kita akan evaluasi lagi progresnya," ucap Prapta.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa masing-masing KDMP di Bumi Projotamansari telah berjalan.
10 gedung dibangun
Bahkan, saat ini sudah ada 10 kalurahan di Bumi Projotamansari yang akan menjadi tahap awal pembangunan gedung KDMP.
"Untuk pembangunan gedung KDMP itu ada dari PT Agrinas Pangan Nusantara dan Kodim 0729/Bantul," ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, Pemkab Bantul melalui Bupati Bantul telah menerbitkan Surat Edaran terkait keanggotaan KDMP. SE itu sebagai sarana untuk mendukung operasional KDMP.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bantul, Fenty Yusdayati, berujar dalam SE itu, minimal satu KDMP bisa memiliki 500 anggota. Dengan anggota yang banyak, nantinya bisa mendukung modal usaha KDMP.
"Jadi, nanti para gabungan kelompok tani (Gapoktan) bisa masuk jadi anggota (KDMP). Lalu, beras produksi pertanian mereka bisa bisa dibeli oleh koperasi dengan hasil iuran pokok anggota wajib mereka," tuturnya, belum lama ini.
Apa itu KDMP ?
KDMP adalah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, program nasional pemerintah untuk membangun ekonomi desa dari bawah melalui koperasi multifungsi yang menggerakkan berbagai usaha seperti pangan, logistik, simpan pinjam, dan layanan lainnya.
KDMP dibentuk untuk memperkuat UMKM, menciptakan kemandirian ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat desa melalui semangat gotong royong dan digitalisasi.
Fungsi dan Tujuan KDMP
Pusat Ekonomi Desa: Mengelola berbagai layanan seperti kios pangan, apotek, pangkalan gas, klinik kesehatan, dan logistik.
Penguatan UMKM: Menyediakan akses modal, pasar, serta menghubungkan petani/nelayan dengan pembeli secara adil.
Kemandirian Pangan: Memastikan ketersediaan bahan pokok seperti beras Bulog.
Pemerataan Ekonomi: Mengurangi kemiskinan dan kesenjangan dengan membangun ekonomi dari tingkat paling bawah.
Digitalisasi: Menerapkan transaksi digital dan sistem kasir modern untuk efisiensi.
Kolaborasi BUMN: Terintegrasi dengan ekosistem BUMN untuk penyediaan pupuk, gas, dan lainnya.
Bagaimana KDMP Bekerja?
Basis Gotong Royong:
Mengembangkan kembali semangat kebersamaan dan kekeluargaan di desa.
Model Bisnis Modern:
Menggabungkan fungsi tradisional koperasi (simpan pinjam) dengan model bisnis kekinian.
Dukungan Pemerintah:
Mendapat dukungan dari berbagai kementerian (Keuangan, PDN, dll.) untuk pendanaan dan regulasi.
Mitra Bank:
Bekerja sama dengan perbankan (misalnya Bank Jateng) sebagai agen bank untuk memperluas layanan.
Intinya, KDMP adalah koperasi masa depan yang modern, multifungsi, dan digital untuk menjadikan desa lebih kuat secara ekonomi dan mandiri.
| Bupati Abdul Halim Muslih Lantik 127 PNS, Tekankan Nilai Etika dan Profesionalisme |
|
|---|
| Tujuh Pasang Pengantin di Bantul Ijab Kabul di Atas Traktor dengan Mahar Ayam dan Sayuran |
|
|---|
| Tarif Terusan Kawasan Pansela Bagian Barat Bantul Dihapus, Jadi Rp5000 Per Destinasi Wisata |
|
|---|
| Setelah 40 Tahun Berdiri, TPR Induk Pantai Parangtritis Akhirnya Dirobohkan, Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Hari Ini, Satker PJN Robohkan Bangunan TPR Induk Pantai Parangtritis Lama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ka-DKUKMPP-Kabupaten-Bantul-Prapta-Nugraha.jpg)