DPP Kulon Progo Pastikan Pasokan Cabai Tetap Aman Meski Harga Sedang Melambung Tinggi

Kepala DPP Kulon Progo, Trenggono Trimulyo, mengatakan harga cabai di tingkat petani pun sedang tinggi.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Alexander Aprita
Pembeli memilah-milah cabai rawit merah yang hendak dibelinya di Pasar Wates, Kulon Progo, Jumat (05/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • DPP Kulon Progo memastikan persediaan bahan pangan tetap aman sampai akhir tahun ini.
  • Beberapa komoditas saat ini mengalami kenaikan harga, seperti berbagai jenis cabai.
  • Kepala DPP Kulon Progo, Trenggono Trimulyo, mengatakan harga cabai di tingkat petani pun sedang tinggi.

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo memastikan persediaan bahan pangan tetap aman sampai akhir tahun ini.

Meskipun beberapa komoditas saat ini mengalami kenaikan harga, seperti berbagai jenis cabai.

Kepala DPP Kulon Progo, Trenggono Trimulyo, mengatakan harga cabai di tingkat petani pun sedang tinggi.

Kondisi ini diketahui dari lelang cabai yang pihaknya lakukan.

"Seperti semalam, harga cabai rawit merah kisaran Rp 71 ribu per kilogram (kg), cabai merah keriting Rp 47 ribu per kg di lelang," kata Trenggono ditemui di Pasar Wates, Jumat (05/12/2025).

Ia mengatakan harga cabai yang tinggi dipicu oleh produksi panen turun akibat dampak cuaca. Sebab banyak cabai yang mengalami kerusakan akibat serangan penyakit karena hujan.

Meski begitu Trenggono meyakini harga cabai tetap bisa terkendali.

Apalagi sentra produksi cabai Kulon Progo di sepanjang pesisir selatan akan segera panen dalam waktu dekat.

"Jadi harga cabai akan lebih terkendali," ujarnya.

Baca juga: TPID DIY Klaim Persediaan Bahan Pangan di Kulon Progo Aman Meski Harga Naik Jelang Libur Akhir Tahun

Trenggono juga memastikan persediaan dan harga beras tetap aman untuk libur akhir tahun.

Sebab beberapa wilayah seperti Kapanewon Lendah, Galur, dan Panjatan akan segera panen untuk musim tanam pertama ini.

Begitu juga dengan persediaan telur ayam yang dipastikan tetap mampu memenuhi kebutuhan.

Kulon Progo memiliki lebih dari 250 peternak dengan produksi total hingga 1,6 juta butir telur ayam per hari atau setara 100 ton per hari.

"Sedangkan kebutuhan konsumsi telur ayam di Kulon Progo hanya 7,2 kg per tahun, jadi tetap aman," jelas Trenggono.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved