Pedestrian Malioboro
Uji Coba Full Pedestrian Malioboro 1-2 Desember: Pedagang Khawatir, Andong Wisata Optimistis
Kawasan Malioboro kembali uji coba full pedestrian 1-2 Desember 2025.. Kebijakan ini bertujuan menjadikan Malioboro sebagai kawasan
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Iwan Al Khasni
Ringkasan Berita:Kawasan Malioboro kembali uji coba full pedestrian 1-2 Desember 2025. Pedagang mengeluhkan omzet turun karena akses parkir terbatas, sementara andong wisata mendukung penuh dengan harapan kunjungan wisatawan meningkat.
Yogyakarta Tribunjogja.com --- Kawasan Malioboro, Yogyakarta, kembali menjalani rangkaian uji coba zona pejalan kaki penuh atau full pedestrian pada 1–2 Desember 2025.
Kebijakan ini bertujuan menjadikan Malioboro sebagai kawasan wisata ramah pejalan kaki, namun menuai beragam respons dari pelaku usaha di kawasan tersebut.
Pedagang Keluhkan Omzet Turun
Slamet, salah satu pedagang di Teras Malioboro I, mengungkapkan bahwa uji coba full pedestrian berdampak langsung pada penjualan.
Menurutnya, pada uji coba sebelumnya omzetnya turun hingga 30 persen karena wisatawan menunda perjalanan ke Malioboro akibat kesulitan akses parkir.
“Parkirnya masih kurang memadai, meskipun ada parkir Beskalan dan Ketandan, masih belum bisa menampung wisatawan. Wisatawan yang datang juga mengeluh parkirannya jauh,” ujarnya.
Slamet menilai ditutupnya Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali turut berdampak pada penurunan jumlah wisatawan.
TKP ABA selama ini menjadi lokasi parkir terdekat dengan Malioboro, sehingga penutupannya membuat akses wisatawan semakin sulit.
“Ya gimana orang mau wisata kalau parkirnya susah. Apalagi buat lansia, banyak juga lansia yang ke Teras Malioboro I. Kalau hanya ditutup-tutup saja, tapi belum ada infrastruktur yang memadai, ya dampaknya ke kami,” tambahnya.
Dukungan dari Andong Wisata
Berbeda dengan pedagang, andong wisata justru mendukung penuh rencana uji coba full pedestrian.
Ketua Koperasi Jasa Andong Wisata Yogyakarta, Rohmat Riyanto, menyatakan optimisme bahwa kebijakan ini akan membawa dampak positif jangka panjang.
“Mungkin pengunjung agak menurun, tapi kelihatannya ke depan akan meningkat. Yang penting adalah marketingnya (promosi full pedestrian Kawasan Malioboro) dan terutama agar tamu-tamu naik andong wisata,” ungkapnya.
| Evaluasi Uji Coba Full Pedestrian Malioboro: Muncul Masalah Baru, Parkir Liar |
|
|---|
| Uji Coba Pedestrian Malioboro: Publik Beri Respons Beragam, Pemerintah Evaluasi |
|
|---|
| Full Pedestrian Malioboro Hari Ini Mulai Pukul 08.00 hingga 00.00 WIB |
|
|---|
| Mulai Malam Ini Semi Pedestrian Malioboro Dibuka Pukul 18.00 WIB - 21.00 WIB, Begini Respon PKL |
|
|---|
| Jadwal Uji Coba Semi Pedestrian Malioboro dan Rencana Rekayasa Lalu Lintas Jalur di Sekitarnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tanggapan-Wisatawan-Soal-Sampah-di-Jogja.jpg)