Puluhan Siswa Sriharjo Imogiri Terdampak Longsor, 14 di antaranya Belajar Secara Daring

Putusnya jalur wisata Srikeminut di wilayah tersebut juga membuat sebagian anak-anak kesulitan menuju sekolah

Tribunnews.com/TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana
Sejumlah warga di Srikeminut di Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, sedang melintasi jalan setapak dekat jalan putus pada Senin (24/11/2025). 

"Daring berlangsung mulai hari ini. Dan pelaksanaan daring menyesuaikan, karena kebetulan kan saat ini tidak hujan. Jadi, kalau yang bisa berangkat sekolah, anak-anak masih bisa lewat jalan sawah (tepi lokasi jalan putus)," tutur dia.

"Tapi kalau nanti ada cuaca hujan deras, maka kegiatan belajar mengajar dilakukan daring. Alhamdulillah, yang daring, anak-anak sudah memiliki handphone dan akses internet juga," imbuhnya.

Kebetulan saat ini, siswa kelas VI sedang try out. Dikarenakan, di kelas VI itu hanya ada satu anak yang terdampak dan masih bisa datang sekolah, maka bisa mengikuti try out tanpa kendala.

"Kami sudah berkoordinasi dengan lurah. Beliau menyampaikan bahwa kemungkinan setelah dua minggu baru ada jalan alternatif, karena akan dikaji dulu. Mungkin jalan alternatif itu lewat sawah itu," paparnya.

Di sisi lain, dikarenakan kondisi cuaca tidak menentu dan pada 3-10 Desember 2025 para siswa SD Kedungmiri sudah melakukan asesmen semester satu, maka pihaknya juga mulai menyiapkan alternatif lain.

"Jadi, seandainya nanti hujan deras, nanti soal akan didistribusikan oleh bapak ibu guru ke rumah siswa atau nanti ada titik kumpul di rumah yang paling barat, maka kami akan berkoordinasi sama yang punya rumah untuk menjadikan tempat itu sebagai titik kumpul," urainya.

Adapun metode pengawasan ujian diharapkan masing-masing orang tua siswa dapat turut serta mendorong anak-anaknya melaksanakan ujian dengan sejujur-jujurnya. Sebab, momen seperti ini menjadi bagian untuk menigkatkan sikap jujur para siswa.

"Semoga nanti cuaca tetap mendukung, tidak hujan terus, jadi anak-anak tetap bisa nyebrang berangkat ke sekolah lewat pinggir (jalan setapak dekat lokasi jalan putus dan tanah longsor," pintanya.(nei)

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved