Cerita Siswa Sekolah Rakyat MA 19 Bantul Dibekali Pelajaran Koding dan AI
Selain mempelajari bidang-bidang akademik pada umumnya, para pelajar SRMA ini turut mendalami ilmu koding dan AI untuk mengasah soft skill.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Yoseph Hary W
Salah satu siswa Kelas 10 SRMA 19 Bantul, Dwi Hidayat merasa senang bisa mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat.
Pasalnya, sebelum bersekolah di SRMA 19 Bantul, sehari-hari Dwi sempat berjualan sate di Wates.
Hingga pada akhirnya, dirinya mendapat tawaran masuk menjadi murid Sekolah Rakyat.
Siswa berusia 17 tahun ini mengatakan, dirinya bisa belajar logat bahasa daerah dari siswa lainnya.
"Banyak teman, ada 200 anak, logatnya berbeda, bisa belajar bahasa yang di daerah kita nggak ada. Berpisah dari keluarga (sedih), tapi kan tujuan saya belajar, kangen pasti ada," katanya.
Dia meyakini, masa depannya bisa sukses meski mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat.
Sementara, Koordinator Wali Asrama SRMA 19 Bantul, Ratnaningrum Retnaningtyas merasa bangga, mengurus siswa-siswi Sekolah Rakyat.
Dia mengaku, banyak siswa yang rutin melakukan puasa sunah Senin-Kamis.
"Anak-anak tertib puasa Senin-Kamis, mereka jam 3 pagi bangun, terkadang saya bantu untuk membangunkannya. Kami dampingi untuk makan sahur," pungkasnya. (hda)
| Manfaatkan AI untuk Sensus Ekonomi 2026, BPS DIY Pastikan Hasilnya Dapat Dipertanggungjawabkan |
|
|---|
| Game Warframe 13 Tahun Tanpa AI, Digital Extremes: Kami Sangat Anti-AI |
|
|---|
| DLSS 5 Nvidia Diumumkan, Grafis Game Realistis Berbasis AI, Gambar Mirip Film Hollywood |
|
|---|
| Hasil Analisis Youtuber AS Soal Video Netanyahu Ngopi di Tengah Perang Lawan Iran |
|
|---|
| Menggunakan AI untuk Meningkatkan Performa Bermain Game & Cara Mengaktifkannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Cerita-Siswa-Sekolah-Rakyat-MA-19-Bantul-Dibekali-Pelajaran-Koding-dan-AI.jpg)