Menggunakan AI untuk Meningkatkan Performa Bermain Game & Cara Mengaktifkannya
AI Upscaling dalam bermain game dapat meningkatkan performa. Kenali cara kerja DLSS, FSR, dan XeSS bisa menaikkan FPS kamu.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- AI Upscaling memungkinkan game berjalan pada ketajaman gambar (resolusi) lebih rendah lalu rekonstruksi kembali secara kecerdasan AI sehingga Frame per Second (FPS) meningkat tanpa penurunan kualitas visual yang signifikan.
- Teknologi seperti DLSS dari Nvidia, FSR dari AMD, dan XeSS dari Intel menawarkan pendekatan berbeda, mulai dari pemanfaatan unit AI khusus hingga kegunaan lintas GPU.
- GPU terbaru hadir dengan AI yang lebih canggih sehingga performa lebih lancar. Contohnya Frame Generation.
TRIBUNJOGJA.COM - Mungkin kamu sudah tidak asing dengan kecerdasan buatan atau Artifical Intellegence (AI) dalam di zaman modern ini.
AI ini dapat bekerja seperti chatbots dan asisten maya seperti ChatGPT, Gemini, dan lain-lain.
Uniknya, para pengembang video game pun turut memanfaatkan teknologi AI ini ke dalam game mereka.
Mulai dari kenaikan performa game, grafis lebih rapi, hingga menghemat daya hardware (perangkat keras) komputer kamu.
Lantas, bagaimanakah implementasi AI dalam video game bekerja?
1. AI Secara Garis Besar
Kecerdasan buatan (AI) memiliki banyak cabang dengan fungsi yang berbeda. Salah satu yang paling dikenal saat ini adalah Generative AI.
Fungsi Generative AI ini mampu menghasilkan konten baru seperti teks, gambar, atau suara berdasarkan data yang telah dipelajari sebelumnya.
Di dalamnya terdapat Large Language Model (LLM) seperti ChatGPT dan Gemini, yang dirancang untuk memahami dan menghasilkan konten baru dengan bahasa manusia yang kontekstual.
Namun, tidak semua AI bertugas menciptakan konten baru.
Ada juga AI yang difokuskan untuk menganalisis dan meningkatkan kualitas data yang sudah ada, seperti teknologi AI Upscaling yang ada dalam video game.
Upscaling ini bekerja melalui peningkatan resolusi atau ketajaman gambar secara real-time atau komputasi waktu nyata.
Pendekatan ini yang kemudian diterapkan dalam teknologi AI Upscaling pada video game.
2. Perbedaan Arsitektur pada Teknologi AI Upscaling
Seiring dengan berkembangnya teknologi, para produsen teknologi menghadirkan pendekatan arsitektur AI yang berbeda untuk menangani proses upscaling.
Perbedaan ini mencakup cara model AI dilatih, bagaimana data antar frame gambar dianalisis, hingga dibutuhkannya unit pemrosesan AI khusus dalam hardware.
AI (Artificial Intelligence)
Artificial Intelligence
Artificial Intelligence (AI)
Nvidia
Games
Berita Techno
AMD Ryzen
Prosesor AMD
MG Fadhlullah Ramadhan
| Telkomsel Siap Cerahkan Literasi AI Generasi Muda Indonesia |
|
|---|
| Steam Controller, Gamepad Terbaru dari Valve yang Beda dengan Lainnnya |
|
|---|
| Infinix GT 50 Pro: HP Gaming Paling Adem Seharga Rp 6 Jutaan |
|
|---|
| Diskon Game Mortal Kombat, Rayakan Tayang Film Terbaru Mereka di Bioskop |
|
|---|
| Siap-siap, Subnautica 2 Rilis Pekan Depan: Kini Bisa Mabar Hingga 4 Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Cover-DLSS-Nvidia.jpg)