Eksklusif Setahun Prabowo dan Gibran

Banyak Teman Ingin Bertahan di Kampung, Tapi

Hari ini, Senin, 20 Oktober 2025 tepat setahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. 

|
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting
LESU - Penampakan kios pedagang pakaian dan sandal di Pasar Argosari Gunungkidul yang sangat sepi, pada Kamis (27/3/2025). Penjualan pakaian di Pasar Argosari Gunungkidul terbilang lesu jelang Lebaran tahun ini 

Hal serupa pun disampaikan Rifki,  seorang pemuda pelaku usaha kecil di Kapanewon Playen, menilai bahwa anak muda di desa membutuhkan akses pasar dan pelatihan digital, bukan sekadar seremoni program bantuan.

“Banyak teman saya sebenarnya ingin bertahan di kampung dan membangun usaha, tapi tidak ada ekosistemnya. Kami berharap pemerintah pusat tidak hanya kirim bantuan alat, tapi juga bantu pemasaran dan akses digital,” pungkasnya.

Data menunjukkan, angka pengangguran terbuka (TPT) di DIY pada Februari 2025 adalah 3,18 persen, yang berarti ada sekitar 71.190 orang pengangguran. 

Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan Februari 2024, dengan tingkat pengangguran di perkotaan lebih tinggi (3,36 persen) dibandingkan pedesaan (2,62 persen). 

Masih tentang ketersediaan lapangan kerja.

Seorang karyawan swasta asal Kapanewon Wates, Kulon Progo, Yanti menyoroti janji-janji politik dan program-program yang disampaikan saat kampanye.

"Misalnya janji 19 juta lapangan kerja, program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga Makan Bergizi Gratis (MBG)," katanya.

Yanti menilai, janji 19 juta lapangan kerja belum tampak sampai kini. 

Sebaliknya, ia merasa kondisi ekonomi saat ini justru semakin sulit dengan banyaknya komoditas bahan pokok yang mengalami kenaikan harga.

Ia pun melihat program MBG hingga kini belum dirasakan efektivitasnya di masyarakat. 

Apalagi program tersebut justru membentuk dapur umum baru, alih-alih melibatkan kantin sekolah.

"Kalau mau efektif, ada baiknya MBG diserahkan ke rakyat lewat UMKM, kantin sekolah, hingga bahan baku dari pasar rakyat," ujar Yanti.

Ia berharap pemerintahan Prabowo-Gibran merealisasikan janji-jani kampanyenya dulu. 

Termasuk memastikan program yang diusung benar-benar memberikan manfaat langsung ke masyarakat.

Namun berbeda dengan pekerja buruh warga Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, Agus yang mengaku senang dan terbantu karena anaknya mendapat kesempatan MBG.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved