Eksklusif Setahun Prabowo dan Gibran

Ini Kata Pengamat dan Politisi Tentang Kepemimpinan Prabowo-Gibran

beberapa program politik Prabowo-Gibran ada yang berdampak positif, sehingga hasilnya  sepenuhnya bisa dirasakan publik.

|
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
MAKAN BERGIZI GRATIS - Pelajar di SD Negeri 2 Sentolo, Kulon Progo saat mengonsumsi jatah Makana Bergizi Gratis (MBG), beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengamat politik yang tercatat sebagai dosen Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) Fisipol UGM Yogyakarta, Alfath Bagus Panuntun, menilai kinerja pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming selama satu tahun masih menemui sejumlah kendala.


Namun, ia tak memungkiri bahwa beberapa program politik Prabowo-Gibran ada yang berdampak positif, sehingga hasilnya  sepenuhnya bisa dirasakan publik.


"Saya menilai kinerja pemerintah dalam aspek politik dan pemerintahan masih menemui sejumlah kendala," ujar Alfath Bagus Panuntun, Minggu (19/10/2025).


Menurutnya, sejumlah hambatan atau kendala dalam satu tahun terakhir ini masih terjadinya resistensi publik mengenai gemuknya struktur pemerintahan dan program-program mercusuar yang belum berjalan optimal.


"Hal ini dapat dilihat dari sejumlah kebijakan yang kurang tepat dan mendapatkan resistensi publik, seperti gemuknya struktur pemerintahan, program unggulan (MBG, Koperasi Desa Merah Putih, dsb) yang memiliki banyak celah, serta lemahnya check and balances," urainya.


Selain itu, lanjutnya, gejolak politik terlihat dalam sejumlah kebijakan yang dianggap tak empatik pada publik, bahkan dirasa tidak perlu.

Baca juga: Dunia Wisata, Harapan Bercampur Kekhawatiran

Baca juga: Pengusaha Optimistis Tapi Minta Perizinan Jangan Berbelit-belit

Baca juga: Banyak Teman Ingin Bertahan di Kampung, Tapi


Meski begitu, dia menyebut ada juga sisi positif seperti stabilitas ekonomi dan pembangunan Sekolah Rakyat.


"Ada sejumlah capaian positif sekalipun belum optimal, mulai soal stabilitas pertumbuhan ekonomi, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, serta konsolidasi internal pemerintahan," akunya.


Lebih lanjut, ia menilai tantangan ke depan akan sangat bergantung pada kemampuan Presiden Prabowo dalam mengelola kabinet, merespons tuntutan publik, serta menyelesaikan kendala pembangunan yang merupakan warisan dari pemerintahan sebelumnya.


"Selain itu, faktor eksternal mulai dari perang dan rantai pasok, serta kerjasama global," imbuhnya.


Suara politisi


Ketua DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, Nuryadi menyampaikan sejumlah catatan mengenai kinerja Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. 


Menurutnya beberapa program yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto beberapa di antaranya MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa Merah Putih belum sepenuhnya berdampak bagi masyarakat.


"Banyak yang perlu dievaluasi, termasuk program MBG. Apalagi di Kota Jogja kemarin ada 400 lebih keracunan," ujarnya.


"Para guru justru nggak fokus mengajar malah ikut membagikan MBG-kan di tingkat SD itu terutama," ujarnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved