Eksklusif Setahun Prabowo dan Gibran

Banyak Teman Ingin Bertahan di Kampung, Tapi

Hari ini, Senin, 20 Oktober 2025 tepat setahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. 

|
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting
LESU - Penampakan kios pedagang pakaian dan sandal di Pasar Argosari Gunungkidul yang sangat sepi, pada Kamis (27/3/2025). Penjualan pakaian di Pasar Argosari Gunungkidul terbilang lesu jelang Lebaran tahun ini 

"Subsidi pupuk dari pemerintah saat ini sudah lancar terdistribusi dan untuk mengaksesnya sudah cepat maupun tepat. Artinya, di kios-kios petani sudah terpenuhi dan tercukupi subsidi pupuk dari pemerintah. Jadi, pupuk itu bisa dipergunakan dengan tepat per musim tanam padi maupun palawija," katanya.

Ia pun menjelaskan bahwa nilai jual hasil pertanian di Bumi Projotamansari tergolong baik. 

Untuk nilai jual jagung saat ini di kisaran Rp6.200 per kilogram dari sebelumnya sekitar Rp4.500 sampai Rp4.800 per kilogram.

Lalu, nilai jual gabah kering panen (GKP) saat ini menjadi Rp6.500 per kilogram dari sebelumnya dinilai cukup rendah. 

Menurutnya, nominal nilai jual saat ini sudah memberikan untung yang cukup tinggi terhadap para petani dibandingkan setahun yang lalu.

Bahkan, hasil GKP tersebut juga dibeli oleh Badan Urusan Logistik (Bulog), sehingga para petani tidak perlu kebingungan dalam menjual hasil bumi mereka. 

Selain itu, untuk menunjang kesejahteraan, kini para gabungan kelompok tani (Gapoktan) juga akan dilibatkan bergabung keanggotaan di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) kalurahan setempat. 

Dengan begitu, Gapoktan juga dapat menjualkan hasil produk pertanian mereka.

"Petani itu memang diprioritaskan untuk mendukung swasembada atau ketahanan pangan. Dan kami juga sudah mendapatkan sosialisasi dari pemerintah untuk bisa terlibat keanggotaan dalam KDMP. Jadi, sampai saat ini, sedang berproses dan kami para petani nanti bisa menjual hasil pertanian di KDMP. Artinya, nanti ada timbal balik yang dirasakan oleh masyarakat," jelas Suryanto.

Pihaknya berharap ke depan sektor pertanian tetap diberikan kelancaran untuk mempertahankan, menjual, maupun memenuhi permintaan pasar terhadap hasil panen di Bumi Projotamansari secara khusus dan Indonesa secara umum. 

Dengan begitu, swasembada pangan dapat terwujud dengan baik.

"Terima kasih Pak Presiden Prabowo dan Pak Wapres Gibran beserta jajaran kementeriannya terutama Kementerian Pertanian yang sudah memberikan perhatian penuh kepada petani. Jadi, petani semakin dimanjakan," tutur dia.

Di sisi lain, generasi muda , Wahyuni, warga Gunungkidul berharap ada percepatan program wirausaha dan akses lapangan kerja. 

Banyak dari mereka memilih merantau ke kota besar karena minimnya industri dan peluang ekonomi di daerah.

“Kalau bisa ada program yang menyentuh langsung anak muda desa—pelatihan, akses modal usaha kecil, atau industri yang buka di Gunungkidul—tidak semua harus pergi ke luar daerah,” ungkap lulusan SMK yang kini  membantu usaha kecil keluarganya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved