Jembatan Akses Pantai Trisik Kulon Progo Akan Segera Diperbaiki Setelah Rusak Selama Setahun
Jembatan yang menjadi akses menuju destinasi wisata Pantai Trisik tersebut mengalami kerusakan selama lebih dari setahun terakhir.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Jembatan Linggan di Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, Kulon Progo akan segera diperbaiki.
Jembatan yang menjadi akses menuju destinasi wisata Pantai Trisik tersebut mengalami kerusakan selama lebih dari setahun terakhir.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo, Septi Adi Jati Prabowo, menyampaikan sudah ada kejelasan terkait program perbaikan Jembatan Linggan.
"Sudah muncul di Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), dijadwalkan mulai perbaikan pada Oktober 2025," kata Septi pada wartawan, Senin (15/09/2025).
Kejelasan tersebut muncul setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo mengajukan usulan.
Usulan perbaikan sendiri sudah diajukan sejak 2024, tak lama setelah jembatan mengalami kerusakan, namun baru mendapat respon dari pemerintah pusat.
Biaya perbaikan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) lewat program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.
Biaya yang diusulkan untuk perbaikan sekitar Rp 15 miliar.
"Perbaikan nantinya menggunakan skema tahun jamak, untuk 2025 selama 2 bulan mulai Oktober lalu dilanjutkan di 2026 dengan pengerjaan selama 6 bulan," jelas Septi.
Baca juga: Perahu Nelayan Terbalik di Pantai Trisik Kulon Progo, Dua ABK Selamat
Struktur jembatan yang lama akan dibongkar total untuk dibangun struktur yang baru. Lebar jembatan akan menjadi 9 meter dilengkapi dengan jalur pedestrian, sehingga kendaraan roda empat bisa berpapasan.
Selagi diperbaiki, jalur alternatif disiapkan agar akses warga tetap lancar. Septi mengatakan jembatan sementara akan dibangun di sisi utara jembatan utama untuk dilewati kendaraan roda dua.
"Sedangkan untuk kendaraan roda empat nanti bisa melewati jembatan di sisi barat Jembatan Linggan," ujarnya.
Kerusakan Jembatan Linggan terjadi pada Februari 2024 lalu.
Saat itu, derasnya aliran sungai di bawahnya membuat pilar tengah jembatan ambruk sehingga bagian tengah jembatan patah dan tidak bisa dilewati.
Jembatan darurat pun dibangun agar aktivitas warga setempat tetap lancar, termasuk bagi wisatawan yang hendak menuju Pantai Trisik.
| Kisah Jemaah Haji Termuda Kulon Progo, Berangkat Gantikan Almarhum Ayah |
|
|---|
| Muhammad Suryo Bangun Masjid di Temon Kulon Progo untuk Kenang Mendiang Istri |
|
|---|
| Jemaah Kulon Progo Dapat Subsidi Biaya Haji dari Pemerintah Pusat Akibat Kenaikan Harga Avtur |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Lepas 384 Calon Jemaah Haji 2026, Mayoritas Kelompok Usia Lanjut |
|
|---|
| DPRD DIY Soroti Polemik Perizinan Agro Wisata Durian di Banjaroyo Kulon Progo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kondisi-Jembatan-Linggan-di-Kulon-Progo.jpg)