Bus AKAP Seruduk Pemotor di Sentolo Kulon Progo, Pengendara Luka-luka

Sepeda motor tersebut dikendarai oleh EB (66), pria asal Sentolo, sedangkan bus AKAP dikendarai oleh S (43), pria asal Cilacap

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa
LAKA: Situasi usai kejadian tabrakan antara bus AKAP dengan sepeda motor di Jalan Nasional Wates-Yogyakarta wilayah Kapanewon Sentolo, Kulon Progo, Jumat (29/08/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan tertabrak oleh sebuah bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) di Kapanewon Sentolo, Kulon Progo, Jumat (29/08/2025). Ia pun mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.

Kasihumas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko menyampaikan kecelakaan (laka) terjadi di Jalan Wates-Yogyakarta kilometer 18 sekitar pukul 10.10 WIB.

"Tabrakannya terjadi persis di depan Pasar Sentolo Baru," ujarnya.

Sepeda motor tersebut dikendarai oleh EB (66), pria asal Sentolo, sedangkan bus AKAP dikendarai oleh S (43), pria asal Cilacap, Jawa Tengah. Keduanya diketahui melaju dari arah yang sama, yaitu selatan ke utara.

Posisi EB saat itu berada di depan bus yang sedang dikendarai S. Saat sedang melaju itulah, motor yang dikendarai EB tiba-tiba tertabrak dari belakang oleh bus tersebut.

"EB langsung terjatuh dari motornya dan sempat masuk ke jalur berlawanan," jelas Sarjoko.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung menolong EB dan mengevakuasi motornya. S pun juga memilih memberhentikan bus dan ikut membantu S.

Sarjoko mengatakan EB mengalami sejumlah luka seperti lecet-lecet pada kakinya dan nyeri di dada. Meski begitu ia berhasil selamat dan dalam kondisi sadar saat dievakuasi.

"EB saat ini sudah berada di RSUD Wates untuk mendapatkan perawatan," katanya.

Aparat Polsek Sentolo juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dilakukan, termasuk memeriksa saksi yang mengetahui kejadian.

Hingga kini kejadian tersebut masih dalam penanganan aparat Polsek Sentolo. Termasuk untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya tabrakan tersebut.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam berkendara, serta menjaga jarak antar kendaraan agar tidak terjadi tabrakan," kata Sarjoko.(alx)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved