Satu Petani Bisa Hasilkan Rp2 Juta Per Bulan di Desa Agrowisata dan Perpus Digital Binaan Polri

Peluncuran kampung Agrowisata dan Perpustakaan Digital tersebut diharapkan bisa membantu ekonomi masyarakat sekitar

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Masyarakat di Dusun Dukuh, Desa Wijimulyo, Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo sukses mengembangkan agrowisata untuk meningkatkan kesejahteraan.

Mereka memulai kegiatan agrowisata itu sejak 2017 dengan menanam kelengkeng sebanyak 2000 pohon.

Pascapanen perdana pada 2020 silam, warga Desa Wijimulyo mengembangkan agrowisata dengan menanam aneka pohon di antaranya alpukat, durian, nanas dan pisang.

"Sampai sekarang kami sudah menanam bibit untuk warga sebanyak 18 ribu, tersebar didua kecamatan di Nanggulan dan Sentolo," ujar Purdiyanta selaku inisiator Desa Agrowisata dan Perpustakaan Digital Desa Wijimulyo, Kamis (28/8/2025).

Konsistensinya mengembangkan agrowisata dan digitalisasi di Desa Wijimulyo juga mendapat dukungan dari TNI-Polri dalam meyukseskan program pemerintah terkait ketahanan pangan dan literasi digital.

"Pada kesemepatan ini, Alhamdulillah kami juga ditetapkan menjadi desa binaan Polri khususnya di Polda DIY dan Polsek Nanggulan untuk menjadi desa binaan agrowisata dan perpustakaan digital," terang Purdi.

Baca juga: Warga di 3 Kalurahan di Kulon Progo Terima Kompensasi Proyek Tol Yogyakarta-YIA Secara Bertahap

Purdi menyampaikan, pengembangan Agrowisata ini sangat berdampak dalam peningkatan ekonomi warga Desa Wijimulyo.

Hasil analisanya, satu pohon alpukat bisa menghasilkan nilai ekonomi sebesar Rp200 ribu sebulan.

"Jadi kami edukasi masyarakat paling tidak mereka bisa merawat (menanam) sebanyak 10 pohon, sehingga rata-rata ada pendapatan ekonomi Rp2 juta per bulan," terang dia.

Program binaan desa Agrowisata ini salah satu wujud dari sinergitas antara Polri dengan masyarakat adalah telah sukses digelarnya acara Launching Desa Agrowisata Dan Perpustakaan Digital Binaan POLRI dalam rangka turut mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.

Program ketahanan pangan Desa Agrowisata tersebut juga di bawah bimbingan guru besar Fakultas Tehnologi Pertanian UGM Prof. Jagal Wiseso

Acara ini berlangsung di Dusun Dukuh Ds Wijimulyo Nanggulan Kulonprogo dan diikuti kelompok tani Margajasa dan Forum Keistimewaan dan Kebhinekaan Indonesia (FKKI).

Selain dihadiri gabungan kelompok tani, juga turut dihadiri Jajaran Polsek Nanggulan beserta pimpinan di Kapanewon Nanggulan (Panewu, Komandan Koramil).

Rangkaian kegiatan dalam Launching Desa Agrowisata dan Perpustakaan Digital Binaan Polri antara lain penyerahan bantuan alat-alat pertanian, penyerahan dan penanaman bibit tanaman buah, panen raya buah Kelengkeng.

Wakapolsek Nanggulan, AKP Edy Purnomo, menyampaikan pengembangan Desa Agrowisata ini diharapkan membantu peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

"Peluncuran kampung agrowisata dan perpustakaan digital mudah-mudahan bisa membantu ekonomi masyarakat," terang dia.

Launching Desa Agrowisata dan perpustakaan binaan Polri ini turut dihadiri para akademisi dan warga setempat. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved