Ciri-Ciri Munafik Menurut Hadis dan Cara Menyelamatkan Diri Darinya
Dalam Islam, sifat munafik adalah penyakit hati yang sangat berbahaya.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
5. Malas beribadah dan hanya riya’
Allah Ta’ala menggambarkan orang munafik dalam firman-Nya:
“Dan apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya’ (ingin dilihat orang). Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali.”(QS. An-Nisa’ [4]: 142)
Sifat malas beribadah ini menunjukkan bahwa ibadah mereka tidak lahir dari keikhlasan, melainkan hanya karena ingin dilihat manusia.
Mereka sekadar menjaga citra di depan orang, bukan untuk mencari keridhaan Allah. Itulah yang membuat ibadah mereka tidak bernilai di sisi Allah.
Kiat Selamat dari Sifat Munafik:
Agar seorang muslim terhindar dari bahaya kemunafikan, maka ia perlu menjaga dirinya dengan beberapa langkah berikut:
1. Perkuat iman dan ikhlas dalam beramal
Iman adalah benteng dari sifat munafik dengan iman yang kuat, seorang muslim akan selalu menyadari bahwa Allah mengetahui segala isi hati.
Ikhlas dalam beramal menjadikan amal tersebut bernilai di sisi Allah, bukan sekadar untuk pujian manusia.
Allah SWT berfirman:
“Padahal mereka tidak diperintahkan kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya...” (QS. Al-Bayyinah [98]: 5)
2. Jujur dalam ucapan dan perbuatan
Kejujuran adalah lawan dari dusta, seorang muslim wajib menjaga lisannya dari kebohongan sekecil apapun.
Rasulullah bersabda:
“Sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebaikan, dan kebaikan itu membawa ke surga...”(HR. Bukhari & Muslim)
Dengan membiasakan diri jujur, hati akan menjadi bersih dan terhindar dari kemunafikan.
3. Tunaikan amanah dan tepati janji
Menjaga amanah dan janji merupakan bukti keimanan, hal ini termasuk tanggung jawab sosial yang akan memperkuat ukhuwah islamiyah.
Mengabaikannya bukan hanya merusak hubungan sesama manusia, tetapi juga menjerumuskan ke dalam dosa besar.
4. Rajin ibadah dengan penuh khusyuk
Shalat tepat waktu, memperbanyak dzikir, dan menjalankan ibadah sunnah dengan ikhlas akan menumbuhkan kecintaan kepada Allah.
Semakin rajin seseorang beribadah dengan penuh kesadaran, semakin jauh ia dari sifat malas dan riya’ yang menjadi ciri munafik.
5. Banyak berdoa memohon perlindungan dari nifaq
Doa adalah senjata utama seorang muslim, rasulullah sendiri sering memohon perlindungan dari kemunafikan.
Salah satu doa yang diajarkan beliau:
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kemunafikan, riya’, ujub, dan sum’ah.” (HR. An-Nasa’i, Ahmad)
Dengan doa, kita memohon pertolongan Allah agar selalu diberi keteguhan iman dan dijauhkan dari sifat munafik.
Sifat munafik adalah bahaya besar yang bisa menggerogoti iman seorang muslim tanpa disadari.
Ciri-cirinya seperti dusta, ingkar janji, khianat, curang, serta malas beribadah.
Namun Islam juga memberikan jalan keselamatan melalui iman yang kuat, kejujuran, menunaikan amanah, rajin ibadah, dan doa.
Dengan menjaga diri dari kemunafikan, seorang muslim akan menjadi pribadi yang terpercaya, ikhlas, dan diridhai Allah di dunia maupun akhirat.
(MG/Anggitya Trilaksono)
| Muhammadiyah Dorong Penyatuan Kalender Hijriah Global demi Peradaban Islam |
|
|---|
| Guru Besar UII Puji Vonis Bebas Delpedro Cs: Nurani Hakim Masih Ada |
|
|---|
| Soroti Kondisi Geopolitik hingga Kebijakan Luar Negeri Indonesia, Ini Pernyataan Sikap UGM dan UII |
|
|---|
| UII Yogyakarta Keluarkan Pernyataan Sikap, Soroti Kebijakan Luar Negeri hingga Demokrasi |
|
|---|
| Kanwil Kemenag DIY Pastikan TGP PAI 2026 Dibayarkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/7-Arti-Mimpi-Menipu-atau-Membohongi-Orang-Lain-Menurut-Primbon-Jawa-Bisa-Jadi-Pertanda-Hati-Gelisah.jpg)