Genteng Rumah Warga di Gunungkidul Rusak Akibat Serangan Monyet Ekor Panjang
Tidak hanya merusak lahan pertanian, monyet-monyet itu juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas rumah warga.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Yoseph Hary W
Dia mengatakan berdasarkan data dan laporan yang masuk ke DLH, monyet ekor panjang berkonflik dengan manusia terjadi hampir di seluruh kapanewon. Terutama, di wilayah Selatan Gunungkidul yang paling banyak ditemukan populasi monyet ekor panjang.
"Kami terus mencoba memetakan karakteristik dari rekomendasi hasil kajian agar dapat melakukan penanganan lebih terukur dan terarah,"pungkasnya.
Dia mengatakan penanganan konflik manusia dan monyet ekor panjang sudah berjalan selama dua tahunan. Selama kurun waktu tersebut, pihaknya pun sudah melakukan berbagai upaya untuk langkah mitigasi, di antaranya memberi makanan secara langsung hingga
menanam tanaman yang bisa menghasilkan sumber makanan bagi monyet, seperti pohon beringin atau aren.
"Kemudian, mengembalikan pelindungnya yang dimaksud pelindung di sini yaitu pepohonan. Serta, memberikan ruang kepada monyet untuk membentuk ekosistem kembali untuk hidup," tuturnya.
Dia mengatakan upaya tersebut dilakukan dengan mendasari hasil kajian yang dilakukan UGM yang mana serangan monyet ekor panjang terjadi karena ekosistem yang terusik oleh aktivitas masyarakat atau manusia
"Terjadinya konflik monyet ekor panjang dan masyarakat sudah sekitar 10-15 tahunan. Kami akan berupaya untuk menekan serangan monyet terhadap masyarakat. Dan, tentunya
perlu ada kerja sama dan komitmen semua pihak untuk mengatasinya," urainya (ndg)
| Telkomsel Tegaskan Komitmen Percepat Transformasi Digital Indonesia di Usia ke-31 |
|
|---|
| Info Prospek Cuaca DIY Jumat 12 Juni 2026 Menurut BMKG: Potensi Hujan Ringan dan Gelombang Tinggi |
|
|---|
| Air Mata Syukur dan Duka Menyambut Kepulangan Jemaah Haji Khusus Hasuna di Yogyakarta |
|
|---|
| Ketahanan Masyarakat Sidoharjo Tepus Gunungkidul Hadapi Kekeringan Lewat Pengelolaan Sumber Daya Air |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca BMKG DIY Senin 8 Juni 2026: Jogja, Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo Berawan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Penampakan-monyet-ekor-panjang-yang-diamankan-warga.jpg)