Kopdes Merah Putih di Bantul Ditargetkan Beroperasi Agustus 2025

Seluruh Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Bantul sudah terbentuk, memiliki badan hukum, dan nomor induk koperasi.

TRIBUNJOGJA.COM/ Dok. Pemkab Bantul
HARI KOPERASI : Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, mengikuti Upacara Peringatan Hari Koperasi di Lapangan Trirenggo, Kabupaten Bantul, Selasa (15/7/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Seluruh Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Bantul sudah terbentuk, memiliki badan hukum, dan nomor induk koperasi.

Namun, masih banyak yang belum memiliki gerai, padahal saat ini, 75 Kopdes Merah Putih sedang dipersiapkan untuk beroperasional.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul, Prapta Nugraha, berujar, gerai Kopdes Merah Putih saat ini masih banyak yang dipersiapkan.

 Pihaknya berharap agar gerai tersebut dapat segera dibuka agar Kopdes Merah Putih dapat beroperasional.

"Secepatnya, (gerai dibuka) sesuai dengan kesiapan mereka," katanya, Selasa (15/7/2025).

Ia berharap seluruh gerai Kopdes Merah Putih di Bumi Projotamansari dapat dibuka pada Agustus 2025, walau pemerintah pusat menargetkan operasional secara nasional pada Oktober 2025. 

Baca juga: 83.000 Kepala Desa Se-Indonesia Diundang saat Peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Klaten

"Kalau nasional Oktober ya, diminta untuk segera operasional, tapi kita imbau (pengelola Kopdes Merah Putih) untuk segera mungkin (membuka gerai Kopdes Merah Putih) setelah mereka siap, segera melakukan kegiatan," pintanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, berujar, bahwa koperasi harus memiliki agile atau beradaptasi lebih gesit, lebih inovatif, dan lebih akuntabel, sehingga dapat memberikan manfaat lebih besar kepada anggota dan lingkungannya.

"Jangan sampai tertinggal oleh kemajuan zaman. Untuk itu, kami tidak bosan-bosannya mengingatkan agar akuntabilitas koperasi harus terus diperkuat, tata kelola koperasi harus semakin baik," pesannya.

Itu dia sampaikan agar koperasi di Bumi Projotamansari semakin dipercaya oleh masyarakat.

Pihaknya pun mengaku ingin koperasi menjadi pilihan rasional bagi setiap warga negara untuk menaruh harapan dan mengembangkan usahanya.

"Karena itu saya ingin mengajak dari lubuk hati saya yang paling dalam, kepada masyarakat luas, dan terutama kepada adik-adik generasi muda, generaasi masa depan bangsa, jangan takut untuk berkoperasi. Koperasi bukan sesuatu yang kuno," tutup dia.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved