83.000 Kepala Desa Se-Indonesia Diundang saat Peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Klaten

Mereka bakal menyaksikan secara langsung peluncuran Kopdes Merah Putih yang rencananya dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. 

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Dewi Rukmini
Menko Pangan RI, Zulkifli Hasan; Menkop RI, Budi Arie Setiadi; Gubenur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan jajaran wakil menteri saat menghadiri rapat koordinasi persiapan peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Minggu (13/7/2025). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Peluncuran Koperasi Desa Merah Putih yang dipusatkan di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, akan dihadiri sekitar 10.000 tamu undangan.

Mereka bakal menyaksikan secara langsung peluncuran Kopdes Merah Putih yang rencananya dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. 

Menteri Koordinasi Bidang Pangan Republik Indonesia (Menko Pangan RI), Zulkifli Hasan (Zulhas), mengatakan bahwa gelaran peluncuran Kopdes Merah Putih akan mengundang sebanyak 83.000 kepala desa di seluruh Indonesia.

Ribuan Kades tersebut ada yang hadir langsung ke lokasi.

Namun, sebagian besar bakal mengikuti acara peluncuran secara daring atau virtual. 

"Kira-kira yang akan hadir di sini (Desa Bentangan) sekitar 8.000 Kades, belum undangan-undangan lain, diperkirakan nanti sampai 10.000 orang. Paling tidak (kami mengundang) 83.000 Kades di seluruh Indonesia, 80.000 BPD (Badan Permusyawaratan Desa), 514 Bupati, dan 38 Gubernur," ungkap Zulhas saat ditemui di Desa Bentangan, Klaten, Minggu (13/7/2025). 

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengungkapkan ada sebanyak 8.523 Kepala Desa yang Kopdes Merah Putih sudah berbadan hukum di Jawa Tengah. 

Baca juga: Peluncuran Kopdes Merah Putih oleh Presiden Prabowo Diundur ke Tanggal 21 Juli 2025

Mereka dipastikan akan hadir dalam peluncuran Kopdes Merah Putih tersebut.

Jika ditambah Kepala Daerah (Bupati-Wakil Bupati atau Wali Kota-Wakil Walikota) dan Dinas Koperasi masing-masing daerah maka diperkirakan minimal ada 9.000 orang yang bakal berkumpul di Bumi Bersinar. 

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kedatangan ribuan orang tersebut, Luthfi menyebut akan melakukan gladi kotor dan bersih sejak tiga hari menjelang kegiatan.

Dikatakan, gladi bersih itu akan dimulai sejak Jumat (18/7/2025) hingga Minggu (20/7/2025). 

"Saya tidak ingin kedatangan Bapak Presiden justru membuat suatu troubel spot atau balck spot, sehingga H-3, H-2, dan final cek pada H-1 kami akan gelar gladi. Nanti kami yang akan memimpin. Kami siap melaksanakan tugas," papar Luthfi. 

"Prinsipnya kami ingin dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih semua yang terlibat di dalamnya akan memberikan suatu direktif utamanya Provinsi Jawa Tengah lebih makmur," katanya.

Diberitakan sebelumnya, peluncuran Kopdes Merah Putih di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, diundur dari yang sedianya Sabtu (19/7/2025) menjadi Senin (21/7/2025).

Terkait pergeseran jadwal itu, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyebut akan menunggu hasil rapat teknis lanjutan.

"Tapi prinsipnya sekitar 70-80 persen sudah clear semuanya. Tinggal bagaimana kemudian ada pemahaman beberapa hal-hal detail. Nanti kalau sudah, InsyaAllah, minta doanya semoga Bapak Presiden bisa rawuh (datang) ke Kabupaten Klaten lancar semuanya," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved