Gending Jawa Mengalun, Tanda Sultan Keluar Temui Massa Aksi di Depan Mapolda DIY

Sultan bersama Kapolda DIY Irjen Anggoro Sukartono bakal keluar bersama beberapa orang, yang sempat ditahan. 

|
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja / Hendy Kurniawan
NEGOSIASI: Gubernur DIY Sri Sultan HB X saat diskusi dengan perwakilan massa aksi. Sultan sepakat menemui massa pada Sabtu (30/8/2025) dini hari di halaman Mapolda DIY. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gending Jawa sudah mengalun melalui pengeras suara pada Sabtu (30/8/2025) pukul 00.50 WIB, tanda Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X bakal keluar dari Mapolda menemui massa aksi.

Sultan bersama Kapolda DIY Irjen Anggoro Sukartono bakal keluar bersama beberapa orang, yang sempat ditahan. 

Satu orang perwakilan massa aksi sebelumnya telah diminta untuk keluar mengondisikan situasi di luar Mapolda, setelah melakukan diskusi dengan Sultan.

Baca juga: Sultan Sepakat Menemui Massa di Depan Mapolda DIY

Sultan sendiri pada Sabtu (30/8/2025), pukul 00.20 WIB menggelar dialog dengan perwakilan massa yang berdemo di depan Mapolda DIY.

Sultan tampak serius menyimak keinginan demonstran dan menyatakan sepakat untuk menemui mereka.

Sejumlah kesepakatan dicapai seperti pengobatan terhadap demonstran yang terluka, membebaskan mereka yang sempat ditahan dan penghentian penembakan gas air mata.

Sultan tiba di Mapolda DIY pada Jumat (29/8/2025) sekitar pukul 22.40 WIB untuk menemui massa aksi.

Kedatangannya disambut dengan gegap gempita dari para massa aksi.

Lagu Buruh Tani yang kerap kali dinyanyikan saat aksi unjuk rasa juga bergema ketika mobil Sri Sultan Hamengku Buwono X dengan plat AB 10 HB terpantau menembus kerumunan massa.

"Beri jalan ini Sultan. Sing duwe (Jogja) teko, sing duwe teko (yang punya Jogja datang," teriak para kerumunan massa sembari diiringi tepuk tangan.

Mobil Sultan perlahan menembus massa dan para peserta aksi mengawal mobil tersebut masuk ke dalam Mapolda DIY.

Sultan didampingi GKR Condro Kirono, GKR Hayu dan KPH Yudhanegara.

Sultan masuk ke ruangan disambut Kapolda dan jajarannya, kemudian memantu situasi di luar Mapolda yang disesaki massa melalui CCTV.

Sesaat setelah Sri Sultan masuk ke Mapolda DIY, gas air mata kembali dilontarkan aparat kepolisian.

Sontak para massa berlarian keluar dari Mapolda DIY. (tim)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved