Keseruan Hari Pertama MPLS SMA SR 19 Bantul
Sebanyak 200 siswa jenjang sekolah menengah atas (SMA) yang diterima di Sekolah Rakyat (SR) 19 Sonosewu, Kapanewon Kasihan
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Hari Susmayanti
Pihaknya memastikan bahwa seluruh siswa SR akan mendapatkan buku, tas, sepatu, seragam, makan sehari tiga kali, camilan, hingga pembalut untuk perempuan.
Namun, dikarenakan saat ini masih proses orientasi, maka para siswa belum mendapatkan seragam dan sebagainya.
"Setelah orientasi dua bulan, maka semuanya akan diberikan seragam. Ini SR sama seperti sekolah umumnya. Cuma ini sekolah unggulan boarding school. Jadi semuanya sama nanti. Mereka dapat ijazah, mereka bisa kuliah, mereka bisa bekerja dan lain sebagainya," urai Endang.
Baca juga: Polisi Imbau Ortu Tak Izinkan Anak yang Belum Punya Sim Bawa Kendaraan Sendiri ke Sekolah
Orientasi Dua Bulan
Endang menyampaikan bahwa para siswa SR ini harus menjalani orientasi selama dua bulan. Orientasi itu dilakukan mengingat para siswa berasal dari lingkungan keluarga kurang mampu atau tidak beruntung.
"Mereka di sini kan pindah rumah. Boarding school. Jadi, mengenal lingkungan, mengenal teman-teman barunya, mengenal guru, mengenal kepala sekolah, mengenal pengasuhnya, mengenal wali kelasnya, dan sebagainya. Jadi, ini butuh dilakukan dengan disiplin," tuturnya.
Menurutnya, kedisiplinan perlu diberikan dengan pembekalan pengenalan lingkungan serta aturan SR. Walau orientasi berjalan dua bulan, namun ia memastikan para siswa tidak ketinggalan proses belajar mengajar. Sebab, dalam masa orientasi, para siswa SR mendapatkan pendidikan karakter.
"Selama orientasi pendidikan karakter mereka sudah berjalan. Mereka (mendapatkan) kedisiplinan, mengenal siapa mereka, menggali potensi mereka. Ini kan sudah mulai pendidikan sebetulnya. Karena mereka dari lingkungan pindah tempat baru, harus tinggal di sini, maka harus diberikan pengenalan semuanya," tandas dia.(nei)
| Pembangunan Sekolah Rakyat di Lendah Kulon Progo Diklaim Sudah Mencapai 71,9 Persen |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo: Pengisian Tendik SR Lendah Jadi Wewenang Kemensos |
|
|---|
| Jumlah Pekerja Proyek Sekolah Rakyat di Lendah 840 Orang, 25 Persennya Berasal dari Kulon Progo |
|
|---|
| Progres Sekolah Rakyat di Kulon Progo Lambat, Menko AHY Minta Pembangunan Dipercepat |
|
|---|
| Kejar Target Tahun Ajaran Baru, Satker Tambah Personel Percepat Proyek Sekolah Rakyat di Gulurejo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Keseruan-Hari-Pertama-MPLS-SMA-SR-19-Bantul.jpg)