Wawancara Eksklusif

Arief Setyanto Wakil Rektor Universitas Amikom Yogya Ungkap Cara AI Pecahkan Masalah Sehari-hari

Bagaimana cara kerja AI tersebut dalam kehidupan sehari-hari, dan apa yang perlu disiapkan oleh seseorang untuk berselaras dengan kemajuan zaman?

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. TRIBUN JOGJA
EKSKLUSIF - Wakil Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, Arief Setyanto (kanan) bersama reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri (kiri) di sela-sela wawancara eksklusif di Kantor Tribun Jogja. 

Contohnya yang paling mudah misal saya saat buka youtube kok tiba-tiba ada saran lagu Bonjovi, kenapa sarannya lagu-lagu Bonjovi karena saya udah agak old gitu ya, usia-usia 40 tahun ke atas, kalau teman-teman yang muda mungkin yang muncul sarannya lagu-lagu Ndar Boy atau lainnya.

Ternyata youtube juga menempelkan AI di situ dengan memprofile user sesuai dengan usianya, jadi lagu yang kemarin diputar muncul saran yang menyerupainya.

Begitu juga saat masuk ke toko online misalnya saran yang masuk ke usia saya sarung, atau sejenisnya itu lah AI. Kita secara nggak sadar juga pakai AI sebetulnya.

Sesederhana adik-adik yang mengerjakan PR soal gravitasi, lalu mengetik di google tentang gravitasi nanti muncul apa yang dibutuhkan, atau ibu-ibu yang ingin masak apa hari ini, misal rendang bisa ngetik resep rendang dan muncul beberapa pilihan resep

Memang nggak semuanya tepat karena ada beberapa pilihan dari AI karena manusia juga kadang mengambil keputusan ada pilihannya, AI juga sama.

3. Apakah jawaban yang diberikan AI selalu tepat?

AI itu sebetulnya sama dengan manusia, kenapa dia bisa ambil keputusan terkait resep rendang karena melihat semua resep rendang yang pernah diunggah user di internet, lalu AI itu kumpulin dan diambil yang kira-kira paling banyak dipakai orang, jadi dia ngambil hasil yang paling banyak dikomen, disukai atau ditonton

Apakah AI selalu tepat, jawabanya saya kembalikan ke kita. Apakah kita setiap kali masak rendang itu selalu enak, kan nggak juga. Jadi apakah AI selalu tepat jawabanya tidak ada yang 100 persen gitu

4. Dampak positif dengan keberadaan AI menurut Arief Setyanto?

Setiap teknologi pasti ada dampak positif, disaat yang sama ada dampak negatifnya juga. AI juga sama. AI itu dampak positifnya apa sih, tentunya bisa digunakan untuk peningkatan produktivitas kita, meningkatkan kinerja kita.

Tetapi dampak negatifnya karena kinerja dibantu AI, jadi kinerja itu tak semuanya hasil dari manusia, risikonya pasti ada misalnya ketika kita dapat potongan video, benar nggak sih suara dan orang dalam video itu orang yang sama.

Pernah kita lihat potongan video Donald Trump, Obama yang sebetulnya dia nggak ngomong gitu. Ini tantangan yang mesti dihadapi sehingga ada bidang ilmu di informatika yang mendeteksi sesuatu yang fake dan benar.

Selain itu juga ada penurunan kemampuan kognitif dari seseorang karena kemungkinan dari karya yang kita terima dari yang dulunya 100 persen hasil karya peserta didik atau mahasiswa sekarang nggak gitu, jadi tujuan pembelajaran membuat si subjek belajar belajar, membaca dan sintesa dilakukan oleh AI.

Memang ada tulisan lima halaman atau lebih, tapi ketika ditanyakan pada si empunya tulisan jadi bingung karena proses internalisasi ide tak terjadi di kepalanya si subjek belajar tapi di mesin, ini masalah kalau diteruskan akan terjadi penurunan kognisi sehingga kita butuh regulasi yang jelas.

5. Langkah strategis Universitas Amikom Yogyakarta untuk menghadapi tantangan di era AI?

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved