Wawancara Eksklusif
Wawancara Eksklusif Ridwan Kamil: Kata Hati Balik ke Kampung Halaman
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku banyak dorongan kepada dirinya untuk kembali maju memimpin Bumi Pasundan periode kedua
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Mantan Gubernur Jawa Barat sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ridwan Kamil mengaku banyak dorongan kepada dirinya untuk kembali maju memimpin Bumi Pasundan periode kedua.
Kepuasan rakyat Jawa Barat sangat tinggi di periode pertama, ada banyak pula warga Jakarta yang ingin dirinya untuk memimpin Kota Megapolitan.
“Kalau kata hati saya tetap balik ke kampung halaman,” kata Kang Emil, sapaannya saat podcast di Gedung Tribun Network, Palmerah, Jakarta, Selasa (28/5/2024).
Kang Emil juga menyatakan ada juga tawaran untuk membantu pemerintahan Prabowo Subianto di kabinet pemerintahan.
Meski demikian, dia tidak menyebut secara gamblang posisi apa yang akan ditawarkan.
“Pilihan yang tidak mudah, tapi saya harus kalau gini ya, dalam hidup itu kan saya selalu ambil keputusan ya dua-dua bagus nih. Saya selalu matematis. Saya hitung plusnya, oh banyak disini. Saya hitung minusnya. Ini saya scoring,” ucapnya.
Menurutnya, skor paling tinggi artinya plusnya banyak, minus sedikit akan berpotensi dipilih.
Hanya saja kebetulan menteri versus gubernur belum dilakukan scoring sehingga belum bisa disimpulkan kepastian pilihannya.
“Tapi kan tawaran Menteri itu ada. DKI survei lumayan. Jadi sekarang saya di kategorinya pusing banyak pilihan, dikasih pilihan tiga,” pungkasnya.
Simak wawancara News Manager Tribun Network Rachmat Hidayat dan Host Tribun Network Geok Mengwan dengan Ridwan Kamil:
Sebagian masyarakat Jawa Barat banyak ingin Kang Emil menjabat lagi jadi Jawa Barat 1. Bagaimana misalkan Kang Emil menerima mandat itu lagi?
Ini, bagi saya ya kekuasaan itu sama saja. Mau judulnya Jakarta, Bali, Jawa Barat sama aja. Sama saja ngurusin rakyat, ngurusin pendidikannya, kesehatannya gitu kan, sama aja.
Cuman bedanya kan judulnya aja, di sini Jawa Barat, di sini Jakarta. Jadi secara filosofi dulu ya, sama aja.
Nah yang membedakan adalah di mana Anda lebih diterima. Perhari ini saya itu agak anomali, di Jabar tentunya karena incumbent ya, kepuasaan publik kemarin surveinya poll tracking 91 persen.
Kan tinggi banget ya, yang tidak puas 6 persen lah kira-kira. Jadi yang menginginkan untuk saya ke Jabar banyak sekali. Tapi, pas dicek di Jakarta bukan wilayah saya kan, survei juga tinggi juga.
Arief Setyanto Wakil Rektor Universitas Amikom Yogya Ungkap Cara AI Pecahkan Masalah Sehari-hari |
![]() |
---|
Bincang Bareng Pak SBY : Tiga Hal Tentang LavAni |
![]() |
---|
Ganjar Pranowo Kembali Ke Masyarakat, Hendak Buat Film Dokumenter Pengalaman Pribadi |
![]() |
---|
Program Makan Gratis Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto Bukan Gimmick |
![]() |
---|
Jenderal TNI Purn Andika Perkasa Ceritakan Pengalamannya Dimarahi Presiden Jokowi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.