Pengamat Ekonomi UGM Ungkap Dampak Penutupan Selat Hormuz bagi Indonesia
Menurut Pengamat Ekonomi Energi UGM, Fahmy Radhi, ancaman penutupan Selat Hormuz justru mencegah AS terlibat lebih jauh lagi.
Tayang:
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
“Sehingga pemerintah memang perlu melakukan efisiensi. Saat ini penyaluran BBM subsidi masih belum tepat sasaran. Agar tepat sasaran, pemerintah harus tegas, BBM subsidi hanya untuk motor, angkutan orang dan barang. Itu sudah termasuk efisiensi,” imbuhnya.
“Saya kira ini momen yang bagus untuk melakukan efisiensi. Karena dari pemerintahan Jokowi sampai sekarang kebijakan itu masih belum terealisasi,” pungkasnya. (*)
Baca Juga
| Transformasi BEM UGM Menjadi SEMA, Tiyo Ardianto: Prabowo Tidak Bisa Tidur Nyenyak Lagi |
|
|---|
| Respon Iran Soal Klaim Trump Tentang Selat Hormuz Sudah Dibuka Kembali |
|
|---|
| UGM Siap Atasi Tantangan Desa Wisata Kreatif Terong di Ajang Genera-Z Berbakti 2026 |
|
|---|
| Kata Peneliti SOREC UGM soal Fenomena Kekerasan Pelajar di DIY |
|
|---|
| Jujurlah Jangan Serakah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Jika-Teheran-Tutup-Selat-Hormuz-Jika-Ada-yang-Mendukung-Israel.jpg)