Ojo Meninggal Jadi Korban Begal

Kronologi Driver Ojol di Sleman Tewas seusai Dibegal Penumpangnya

Setelah sempat menjalani perawatan, korban Anggy Darmansyah (41), meninggal dunia akibat luka tusukan dan sabetan senjata tajam pelaku. 

|
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja / Ahmad Syarifudin
BEGAL: Kapolsek Kalasan AKP Mujiyanto didampingi Kasihumas Polresta Sleman AKP Salamun dan Panit Reskrim Ipda Ritantoko Wicaksono menunjukkan pelaku berikut barang bukti kejahatan, Jumat (13/6/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Seorang driver ojek online menjadi korban begal yang dilakukan oleh penumpangnya sendiri di kampung Tawang, Tamanmartani, Kalasan Sleman.

Setelah sempat menjalani perawatan, korban Anggy Darmansyah (41), meninggal dunia akibat luka tusukan dan sabetan senjata tajam pelaku. 

Kapolsek Kalasan AKP Mujiyanto bercerita, peristiwa tersebut terjadi pada selasa 3 Juni 2025 dini hari sekira pukul 03.30 WIB.

Adapun kronologi kejadian bermula ketika korban, warga Kalasan menerima orderan ojek online dengan titik penjemputan di Proliman, Kalasan dengan tujuan Temanggal, Purwomartani, Kalasan.

Sesampainya titik penjemputan, korban dihampiri pemesanan yang sekaligus pelaku. Setelah dijemput, korban mengantar pelaku menuju lokasi yang dituju sesuai pesanan. 

"Semula korban akan mengambil jalan Jogja- Solo lalu langsung ke Temanggal. Namun pelaku meminta ke jalan yang lebih sepi di jalan Dusun Tawang, Tamanmartani. Setelah perjalanan (di tempat sepi) pelaku langsung menyekap korban dari belakang dengan membawa pisau dapur," kata Mujiyanto, jumat (13/6/2025). 

Karena disekap, korban menghentikan laju kendaraan, dan mencoba melawan.

Namun pelaku langsung menusukkan pisau dapur ke perut korban hingga keduanya terjatuh ke tanah.

Saat itu pelaku mengambil paksa handphone dari saku korban. Korban sempat berusaha mempertahankan barang miliknya, melawan, hingga pisau pelaku jatuh. 

Akan tetapi pelaku ternyata masih mempunyai senjata. Pelaku mengambil cutter dari sakunya, lalu mengayun-ayunkan ke arah korban.

Cutter tersebut mengenai bahu dan lengan sebelah kanan korban. Setelah mendapatkan handphone dan melukai korban, pelaku langsung melarikan diri. 

"Pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian dengan menyusuri sawah dan sungai membawa handphone korban,"terangnya. 

Korban yang terluka kemudian meminta pertolongan warga. Korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan pertolongan medis. Tetapi luka yang diderita korban serius. 

"Informasi terakhir setelah perawatan lanjutan di Rumah Sakit Sardjito korban dinyatakan meninggal dunia pada 9 Juni 2025," Ujar dia. 

Setelah peristiwa itu, tim opsnal reskrim Polsek Kalasan melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved