Jalan Kalibawang-Muntilan Kulon Progo Terblokir Akibat Tanah Longsor Saat Hujan Deras

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kulon Progo pun telah diterjunkan untuk melakukan penanganan di lokasi longsor.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUN JOGJA/BPBD Kulon Progo
LONGSOR - Kondisi Jalan Kalibawang-Muntilan di Kalurahan Banjaroya, Kapanewon Kalibawang, Kulon Progo yang sempat tertimbun longsor pada Rabu (14/05/2025). Material longsor telah dibersihkan dan kendaraan kini bisa kembali melintas. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Jalan Kalibawang-Muntilan di wilayah Kalurahan Banjaroya, Kapanewon Kalibawang, Kulon Progo tertimbun material longsor akibat hujan deras pada Rabu (14/05/2025) malam.

Lalu lintas di jalan tersebut pun sempat terhambat akibat kejadian itu.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo, Budi Prastawa menyampaikan bagian yang longsor berada di selatan Gerbang Samudra Raksa (GSR).

"Ada beberapa titik longsor di sana, salah satunya menyebabkan pohon berukuran besar tumbang menutup jalan," kata Budi pada wartawan.

Longsor diperkirakan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu, kondisi cuaca sedang hujan deras yang turut menyebabkan longsor terjadi di jalan tersebut.

Longsor berasal dari tebing setinggi 12 meter yang berada di tepi jalan.

Menurut Budi, longsor yang menutup jalan tersebut membuat arus kendaraan dari kedua arah sempat terblokir.

"Kendaraan pun harus melintas secara bergantian, dengan bantuan dari warga setempat yang mengaturnya," ujarnya.

Baca juga: Truk Sumbu Tiga Diimbau Menggunakan Jalur Kulon Progo–Bagelen atau Salam dan Yogyakarta

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kulon Progo pun telah diterjunkan untuk melakukan penanganan di lokasi longsor.

Penanganannya berupa pembersihan material longsor dari jalan agar kendaraan bisa melintas.

Sistem buka-tutup diberlakukan terhadap arus kendaraan yang melewati jalan tersebut.

Kebijakan tersebut diterapkan demi kelancaran proses pembersihan.

"Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo turut berada di sana untuk memantau proses penanganan longsor," jelas Budi.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo, Heri Darmawan, menyampaikan proses penanganan longsor turut melibatkan unsur TNI, POLRI, hingga BPBD Magelang. Termasuk relawan dan warga setempat.

Saat ini, proses pembersihan telah selesai dilakukan dan arus kendaraan pun sudah kembali lancar.

Meski begitu koordinasi tetap dilakukan dengan Provinsi DIY sebagai pihak yang berwenang menangani jalan.

"Kami membuat laporan ke provinsi agar ada tindak lanjut, sebab area tersebut kerap terjadi longsor," ungkap Heri.

Menurutnya, longsor terjadi salah satunya disebabkan tidak adanya saluran air antara tepi jalan dan tebing.

Akibatnya, kondisi tanah menjadi labil dan rawan longsor karena tak kuat menahan beban air saat hujan.

"Harapannya ada talud atau saluran air yang dibuat di sana agar longsor tidak kembali terjadi," kata Heri.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved