Mengulik Ujian Nasional Tahun 2025
Salah satu harapan yang muncul dari lembaga pendidikan tinggi adalah kepentingan pencapaian akademik setiap individu peserta.
Ketujuh, Tanggung jawab pemerintah. Dalam penyelenggaraan Ujian Nasional, penting bagi pemerintah untuk mengambil pelajaran dari pengalaman sebelumnya. Kita bisa belajar dari pemerintah Korea Selatan yang membantu ratusan ribu pelajar menghadapi ujian penting masuk ke universitas. Untuk meminimalisir gangguan, mereka mengambil langkah-langkah luar biasa, termasuk suspensi penerbangan.
Di antaranya adalah pelarangan penerbangan dan penyesuaian jam kerja. Bagaimana dengan pemerintah Indonesia, apakah juga melakukan pendekatan kepada perusahaan yang memperkerjakan siswanya untuk diizinkan mengikuti UN kesetaraan? Bagaimana dengan PLN, apakah berkomitmen tidak ada pemadaman? Bagaimana dengan provider, apakah mendukung jaringan internet tetap lancar? Ayo bersama kita ayunkan langkah bersatu untuk menjadikan Indonesia lebih maju dan bermutu !!!! (*)
*Oleh Benny Widaryanto, BOSDM BRIN
| Iduladha 1447 H Diprediksi Serentak pada 27 Mei 2026, Kemenag Gelar Sidang Isbat 17 Mei 2026 |
|
|---|
| Tak Perlu Lucuti Celana Kiai Ashari |
|
|---|
| Lewat Program ‘Pindar Mengajar’, AFPI Gencarkan Literasi Keuangan Digital di Yogyakarta |
|
|---|
| IPK Indonesia DIY Lakukan Pendampingan Psikologis Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta |
|
|---|
| Mimpi yang Terwujud dari Ketekunan Menabung Bertemu dengan Subsidi Dana Manfaat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/unbk-kabupaten-magelang_20180424_210538.jpg)