PMI Gunungkidul Pastikan Stok Darah Mencukupi hingga Lebaran 2025

PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman hingga Idulfitri 1446 Hijriah/ 2025 mendatang.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Palang Merah Indonesia (PMI) Gunungkidul memastikan stok darah aman hingga Idulfitri 1446 Hijriah/ 2025 mendatang.

Berdasarkan pendataan PMI, stok darah hingga hari ini tercatat untuk golongan darah A sebanyak 29 kantong, golongan darah B 38 kantong, golongan darah O 50 kantong, dan golongan darah AB 22 kantong.

Kepala Unit Donor Darah PMI Kab Gunungkidul  dr Triyani Heny Astuti, mengatakan ketersediaan darah di PMI stabil karena menjelang Ramadan kemarin, pihaknya sudah  gencar melakukan kegiatan donor darah di lembaga pemerintah, jajaran TNI/Polri, maupun swasta.

"Dari awal puasa kemarin stok aman, permintaan darah selalu bisa kita penuhi. Memang di pertengahan kemarin permintaan darah B+ dan A+ meningkat, dan Alhamdulillah semua bisa kita penuhi," ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa (18/3/2025).

Selama Ramadan kali ini, kata dia, PMI juga hadir dengan paket spesial bagi pendonor akan mendapatkan bingkisan jika datang langsung ke Kantor PMI Gunungkidul.

Baca juga: Pembersihan Material Longsor di Tanjakan Clongop Gunungkidul, BPBD Kerahkan Alat Berat

Tak hanya itu, pihaknya juga mengaktifkan kegiatan donor darah terutama ke gereja-gereja.

"Selama Ramadan ini memang cukup sulit mendapatkan pendonor salah satu faktornya karena puasa tadi. Dengan adanya paket ini ternyata mendapatkan antusias dari masyarakat," terangnya.

Selain itu, untuk menjaga kondisi stok darah tetap stabil, pihaknya pun setiap hari menghubungi pendonor rutin yang sudah masuk jadwal donor untuk mendonorkan darah. 

“Kami juga melakukan pengambilan darah trombosit consentrat untuk pasien DHF (Dengue Hemorrhagic Fever). Komponen TC ini harus segera ditransfusikan ke pasien karena tidak bertahan lama. Jadi, mengolahnya dari pendonor yang baru saja mendonorkan darahnya," terangnya.

Ketika terjadi kekurangan, kata dia, pihaknya dapat menghubungi jejaring semua UDD PMI Se-DIY  untuk membantu menutupi kekurangan. Namun, pihaknya memastikan dengan stok yang ada saat ini mencukupi hingga satu bulan ke depan.

"Selama ini kami bisa memenuhi permintaan dari RS yang membutuhkan," tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved