Hikmah Ramadan 1446 H
Menjaga Lisan Saat Puasa Ramadan
Ramadan, bulan suci yang penuh kemuliaan telah tiba. Segenap umat Islam menyambutnya dengan gembira dan bahagia.
Oleh: Sutanto, Guru MTsN 3 Bantul
TRIBUNJOGJA.COM - Ramadan, bulan suci yang penuh kemuliaan telah tiba.
Segenap umat Islam menyambutnya dengan gembira dan bahagia.
Ibadah yang diwajibkan adalah menjalankan puasa selama sebulan.
Dalam melaksanakan puasa tentunya bukan hanya tidak makan minum saja, namun agar puasanya berkualitas harus menahan segala bentuk perbuatan yang dapat merusak pahala puasa, termasuk menjaga lisan dari ucapan yang tidak baik.
Mengapa puasa harus menjaga lisan? Puasa mengajarkan umat Islam untuk mengendalikan hawa nafsu, baik itu dalam bentuk makanan, minuman, maupun perkataan.
Menjaga lisan adalah bagian dari pengendalian diri. Jika seseorang berbicara dengan kata-kata yang tidak baik, itu dapat merusak kualitas puasanya.
Rasulullah SAW mengingatkan kita untuk menjaga ucapan dan perilaku selama puasa agar tidak mengurangi pahala.
Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dosa, maka Allah tidak membutuhkan dia meninggalkan makan dan minumnya.” (HR. Bukhori Muslim)
Puasa yang tidak disertai dengan pengendalian lisan dan perbuatan bisa jadi tidak mendapatkan nilai yang maksimal di sisi Allah.
Saat puasa, umat Islam dianjurkan untuk menghindari perkataan yang dapat menyakiti hati orang lain, seperti ghibah, fitnah, atau kata-kata kasar. Hal ini karena Allah menginginkan puasa yang bersih dari segala dosa.
Selain itu, jika seseorang menjaga lisan, maka puasanya akan lebih sempurna dan diterima oleh Allah.
Sebaliknya, jika seseorang berbicara hal-hal yang tidak pantas atau melakukan perbuatan yang buruk, maka bisa saja pahala puasanya berkurang.
Puasa juga merupakan cara untuk memperbaiki akhlak. Rasulullah SAW selalu menekankan pentingnya berbicara dengan baik dan menghindari perkataan yang tidak bermanfaat. Dengan menjaga lisan, kita dapat mendekatkan diri kepada Allah dan memperoleh rida-Nya.
Dengan demikian, menjaga lisan saat puasa sangat penting untuk mendapatkan pahala puasa yang maksimal dan menjaga kualitas ibadah. Marilah kita jaga lisan kita agar puasa kita diterima oleh Allah SWT. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sutanto-kemenag-diy.jpg)