Mengubah GL Neotech Jadi Motor Trail Vintage Dana Pelajar

Modifikasi ini bermula dari ketertarikannya dengan motor trail di tahun 2016 silam, khususnya yang memiliki look vintage.

Penulis: Santo Ari | Editor: Yoseph Hary W
Dok. pribadi
Modifikasi GL Neotech menjadi motor trail bergaya vintage 

TRIBUNJOGJA.COM - Banyak pecinta otomotif kini tertarik mengubah tampilan motor sport mereka menjadi motor trail untuk menghadapi medan off-road. 

Tren ini semakin populer di kalangan penggemar modifikasi, terutama bagi mereka yang ingin menjelajahi jalur ekstrem tanpa harus membeli motor trail khusus.

Salah satunya adalah, Agung Dwi Prakoso warga Jogja yang mengubah tampilan Honda GL Neotech menjadi motor trail vintage.

Modifikasi ini bermula dari ketertarikannya dengan motor trail di tahun 2016 silam, khususnya yang memiliki look vintage.

Dari sekian banyaknya motor offroad yang baru, ia tertarik dengan motor trail vintage karena tampilannya klasik dengan sentuhan petualangan.

Desainnya yang khas, dengan rangka ramping, tangki mungil memberikan kesan nostalgia yang sulit ditemukan pada motor trail modern. 

“Tertarik karena tampilannya yang lawas, selain itu jenis motor tersebut jarang disukai oleh anak muda sekarang. Jadi kalau dipakai di jalan biasanya jadi perhatian, karena anti mainstream,” ujarnya. 

Terinspirasi dari Yamaha DT, ia pun mulai berinisiatif mengubah Honda GL  Neotech untuk basis motor trail miliknya.

Beberapa pertimbangan lainnya karena Honda terkenal mesin yang wantek atau awet. 

Selain itu,sparepart motor ini juga masih mudah ditemukan. Untuk upgrade CC atau modifikasi mesin tersebut juga tergolong lebih praktis. 

“Saya banyak melihat motor-motor custom pakai basic GL. Harganya juga relatif murah sebagai bahan modifikasi, dengan tenaga yang bisa dikatakan standar motor lanang,” imbuhnya.  

Dalam memodifikasi motor ini, ia melakukan beberapa penyesuaian.

Meski untuk mesin tergolong standar, namun rencana terdekat ia akan upgrade bagian dalam mesin untuk mencari tarikan yang kuat dan juga seimbang untuk menopang beban berat dan nanjak. 

“Kemungkinan akan di bore up dan beberapa part dalam mesin diganti dengan suku cadang mega pro atau tiger,” katanya. 

Di sisi lain, ada beberapa perubahan seperti kaki-kaki motor memakai spare part Yamaha RX King mulai dari tromol dan ruji.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved