Honda C800 Bergaya Street Cub, Ringkas untuk Kebutuhan Harian
Honda C800 sendiri merupakan varian Super Cub yang populer pada masanya, dengan desain rangka underbone, suspensi depan model leading link
Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gaya modifikasi street cub masih mendapat tempat di kalangan penggemar motor klasik, terutama mereka yang menginginkan tampilan sederhana namun tetap fungsional untuk jalanan sehari hari.
Aliran ini banyak bertumpu pada basis motor bebek lawas, salah satunya Honda C800, yang dikenal memiliki karakter ringan, rangka sederhana, dan mudah dikustom tanpa kehilangan identitas aslinya.
Honda C800 sendiri merupakan varian Super Cub yang populer pada masanya, dengan desain rangka underbone, suspensi depan model leading link atau yang kerap disebut shock anting, serta mesin yang dirancang untuk durabilitas dan efisiensi.
Karakter inilah yang membuatnya kerap dijadikan kanvas modifikasi street cub, sebuah gaya yang secara sederhana bisa dipahami sebagai motor cub yang disesuaikan untuk penggunaan jalanan dengan sentuhan custom minimalis.
Ciri khasnya antara lain bagian ekor bodi yang dipotong, stang pendek atau datar, serta kaki kaki yang dibuat lebih proporsional agar terlihat kokoh tanpa menghilangkan kesan ramping.
Basis inilah yang kemudian dilanjutkan oleh Rizky Charlie lewat Honda C800 miliknya.
Menurut Charlie, motor tersebut sejak awal memang sudah mengarah ke gaya street cub.
Baca juga: ETLE Drone Patroli Presisi Mulai Dioperasikan, Pantau Pelanggar Lalu Lintas Lewat Udara
Ia membeli motor itu dari temannya yang saat itu membutuhkan dana, lalu melanjutkan proses modifikasi yang belum sepenuhnya selesai.
“Dulu pas beli awalnya motor ini sudah memang berbentuk street cub, jadi sebenarnya hanya melanjutkan proses modifikasinya saja,” ujarnya.
Ketertarikan Charlie pada street cub berangkat dari pengalaman personal, bukan dari pemahaman teori atau tren.
Ia mengaku awalnya tidak benar benar memahami definisi street cub, hingga perlahan menyadari bahwa konsep tersebut memang cocok dengan karakter motor cub dan kebutuhan berkendara harian.
Baginya, street cub adalah motor yang fungsional untuk jalanan, tidak rumit, dan tetap nyaman digunakan.
Dalam penerapannya, Charlie tidak terpaku pada pakem kaku. Beberapa ciri khas street cub tetap dipertahankan, seperti bagian belakang bodi yang dipotong dan posisi stang yang lebih ringkas.
Namun ia memilih menggunakan stang yang lebih lebar demi kenyamanan berkendara.
Sentuhan paling menonjol justru ada pada sektor kaki kaki yang diperbesar agar terlihat lebih berisi dan seimbang dengan bodi Honda C800 yang ramping.
| Triumph T140 US Jadi Basis Chopper Tradisional Garapan Christoph Cycle |
|
|---|
| CBX 750 Eks Patwal Dirombak Jadi Japstyle, Simpel Klasik Tapi Tetap Handal di Jalan |
|
|---|
| Stiletto Dagger, Motor Cafe Racer yang Futuristik dari Honda Cub Dua Silinder |
|
|---|
| Spesial Kolaborasi Honda BeAT x One Piece Tahilalats Hadir Kembali |
|
|---|
| Elegan dalam Sederhana, Binter Merzy Bergaya Japan Classic |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Honda-C800-Bergaya-Street-Cub-Ringkas-untuk-Kebutuhan-Harian.jpg)