Puisi
Arti dan Makna Puisi “Masuk Ramadhan” Karya Kurniawan Junaedhie
Sastrawan Indonesia satu ini menyuarakan euphoria menjelang bulan Ramadhan melalui puisi “Masuk Ramadhan”
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Karna takwa
Bait ini menggambarkan momen sahur yang menjadi awal dari ibadah puasa.
"Nafsu nafsi dibenamkan" melambangkan pengendalian diri dan penahanan hawa nafsu.
"Karna takwa" Memiliki arti tujuan dari pada pengendalian diri tersebut adalah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Bait 4
Jelang petang
Menahan hawa nafsu
Membuhul amal saleh
Bait ini menggambarkan momen menjelang berbuka puasa yang penuh dengan kesabaran.
"Membuhul amal saleh" Memiliki arti di waktu tersebut umat islam dianjurkan untuk memperbanyak perbuatan baik.
Bait 5
Langit meremang.
Di atas kuburan
Tak ada rembulan
Bait ini menggambarkan tentang kematian.
"Tak ada rembulan" Memiliki arti di saat kematian datang, semua yang ada di dunia sudah tidak ada artinya.
Bait 6
Siang kerontang
Sidnan Nabi melantun
Kuatkan takwa.
Bait ini menggambarkan suasana siang hari di bulan Ramadan yang penuh dengan ujian.
"Sidnan Nabi melantun" Memiliki arti di saat ujian datang, umat islam dianjurkan untuk meneladani nabi muhammad.
"Kuatkan takwa" Memiliki arti dengan meneladani nabi muhammad, diharapkan bisa meningkatkan ketakwaan.
Bait 7
Pulang tarawih:
Gadis kecil berlenggang
Menyanyi Bimbo.
Bait ini menggambarkan suasana malam hari di bulan Ramadan yang penuh dengan kebahagiaan.
"Gadis kecil berlenggang / Menyanyi Bimbo" Memiliki arti suasana malam yang menyenangkan. (MG Ni Komang Putri Sawitri Ratna Duhita)
| 15 Contoh Puisi Hari Ibu 22 Desember yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna |
|
|---|
| 5 Contoh Puisi Tema Tentang Indahnya Toleransi , Perbedaan Menjadi Kedamaian |
|
|---|
| 3 Contoh Puisi Tema Tentang Rindu Sahabat yang Meniti Karir di Luar Negeri |
|
|---|
| 3 Contoh Puisi Tema Tentang Kesendirian dan Kesepian di Tengah Hiruk Pikuk Kota |
|
|---|
| 5 CONTOH Puisi Romantis yang Dijamin Bikin Si Dia Makin Jatuh Hati Padamu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Apa-Itu-Qodha-Puasa-Ramadan-Bagaimana-Jika-Tertunda-hingga-Ramadan-Berikutnya.jpg)