Lebaran 2026
Jangan Salah! ‘Minal Aidin Wal Faizin’ Bukan Berarti ‘Mohon Maaf Lahir dan Batin’
Di Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026 ini, sudah saatnya mengetahui secara benar arti lima kata wajib, yakni "Minal Aidin Wal Faizin"
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Pada momentum Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026 ini, sudah saatnya mengetahui secara benar arti lima kata wajib yang selalu ditulis dan diucapkan, yakni "Minal Aidin Wal Faizin".
Alih-alih mengetahui arti sesungguhnya, banyak orang mengira kalimat tersebut berarti "Mohon Maaf Lahir dan Batin" dalam bahasa Indonesia.
Ini adalah topik yang sangat penting karena masih sering terjadi salah kaprah dalam penggunaan kalimat tersebut di masyarakat Indonesia.
Untuk itu, tidak ada salahnya dibedah secara mendalam agar kita bisa mengucapkan selamat Idul Fitri 1447 H nanti dengan lebih tepat dan bermakna.
Setiap kali gema takbir berkumandang menandai datangnya Idul Fitri, kalimat "Minal Aidin Wal Faizin" seolah menjadi kosa kata wajib.
Namun, tahukah Anda bahwa secara bahasa, kalimat tersebut sama sekali tidak berarti "Mohon Maaf Lahir dan Batin"?
Fenomena ini adalah bentuk pergeseran makna atau semantical shift yang sudah mengakar dalam budaya Indonesia.
Mari kita elaborasi makna aslinya dan bagaimana cara menggunakannya dengan lebih tepat pada Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026 ini.
Makna sesungguhnya "Minal Aidin Wal Faizin"
Secara harfiah, kalimat ini berasal dari bahasa Arab dengan rincian sebagai berikut:
Minal: Dari (golongan).
Al-Aidin: Orang-orang yang kembali.
Wal: Dan.
Al-Faizin: Orang-orang yang menang/beruntung.
Jika dirangkai, maknanya adalah:
| KAI Daop 6 Yogyakarta Tanggapi Keluhan Penumpang KA soal Penggalangan Dana untuk Disabilitas |
|
|---|
| Mau Syawalan dengan Sri Sultan HB X? Datang ke Kepatihan Tanggal 30 Maret 2026! |
|
|---|
| 6 Wisatawan Selamat dari Terjangan Ombak Pantai Selatan DIY Selama Libur Lebaran |
|
|---|
| Kisah Pilu Anak 7 Tahun Tewas Tenggelam di Selokan Mantrijeron Jogja Saat Syawalan dengan Orang Tua |
|
|---|
| Hotel di DIY Merugi, PHRI: Promosi '8,2 Juta Turis' Malah Jadi Bumerang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/26-ucapan-dalam-bahasa-Arab-beserta-tulisannya-dan-artinya-dalam-bahasa-Indonesia.jpg)