Rangkuman Pengetahuan Umum
Rangkuman Materi Kimia Kelas 12 Bab II Bagian A dan B: Elektrolit dan Reaksi Redoks
Elektrolit adalah zat penting yang membantu tubuh mengoptimalkan fungsi otak, saraf, otot, dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Persamaan reaksi pelarutan NaCl: NaCl(s) → Na⁺(aq) + Cl⁻(aq)
b. Elektrolit Lemah
Elektrolit lemah adalah zat yang tidak terdisosiasi sempurna menjadi ion-ion saat dilarutkan dalam air.
Derajat ionisasi elektrolit lemah kecil, sehingga konsentrasi ion yang dihasilkan rendah.
Reaksi elektrolit lemah ditandai dengan tanda panah dua arah, menunjukkan reaksi tidak berlangsung sempurna.
Contoh Larutan asam cuka (CH₃COOH) adalah contoh elektrolit lemah.
c. Non-Elektrolit
Non-elektrolit adalah senyawa kimia yang tidak menghantarkan listrik dalam kondisi lelehan maupun terlarut dalam air.
Zat non-elektrolit tidak meningkatkan konduktivitas air saat dilarutkan.
Pelarutan senyawa non-elektrolit tidak menyebabkan pemutusan ikatan, sehingga tidak dihasilkan ion-ion bebas.
Proses pelarutan non-elektrolit termasuk perubahan fisika.
Contoh: Sukrosa, etanol, dan urea adalah contoh senyawa non-elektrolit.
Contoh reaksi pelarutan molekul non-elektrolit adalah etanol (C₂H₅OH) menjadi larutan etanol (C₂H₅OH(aq)).
B. Reaksi Redoks
Terdapat berbagai jenis reaksi kimia, contohnya reaksi asam basa.
Berapa Lama Lalat Terbang dalam Sehari? Ini Penjelasan Ilmiahnya |
![]() |
---|
Mengapa Hari Anak Nasional Diperingati Setiap 23 Juli? Begini Sejarahnya |
![]() |
---|
21 Suku Terbesar di Indonesia: Asal Daerah, Ciri Khas, dan Keunikan Budaya Masing-Masing |
![]() |
---|
Penjelasan Lengkap Hewan Berdarah Panas dan Berdarah Dingin: Perbedaan, Ciri, dan Contohnya |
![]() |
---|
Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 10 Bab 2 : Pengertian, Ciri, Tujuan Teks Anekdot |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.