Hasil Sidak Penggunaan Gas Melon di Sleman, Banyak yang Tak Tepat Sasaran

Dari 12 restoran dan 2 binatu yang disidak, ditemukan 58 tabung gas elpiji 3 kg. Temuan tersebut kemudian ditukar dengan 29 tabung elpiji 5,5 kg

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
Dok. Pemkab Sleman
SIDAK GAS: Tim gabungan Pemkab Sleman melakukan sidak penggunaan gas elpiji 3 kg yang tidak tepat sasaran. Sidak menyasar sejumlah restoran dan laundry atau binatu di sepanjang Jalan Godean dan Jalan Kabupaten, Sleman. 

Adapun alokasinya disetujui sebanyak 15.891.667 tabung. Alokasi ini meningkat 14 persen dari tahun 2024 sebesar 13.961.333 tabung.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa sebelumnya mengatakan gas melon di bulan Februari ini yang sempat mengalami kekurangan merupakan dampak dari sejumlah faktor.

Di antaranya, ada libur panjang di akhir Januari sehingga serapan gas melon untuk keperluan pariwisata cukup tinggi.

Selain itu, ada peningkatan perayaan resepsi pernikahan, dinamika kebijakan yang secara tiba-tiba diterapkan oleh Pemerintah Pusat,

ditambah kendala cuaca buruk yang menyebabkan pengiriman stok menggunakan kapal tangker terganggu sehingga distribusi gas ke daerah mengalami keterlambatan. 

"Tapi ini sudah sedikit membaik, dibanding kelangkaan yang awal itu, yang saya lihat di media masyarakat ngantrinya sampai mengular," kata Danang.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved