SMA GDA Jadi Penyelenggara IB DP, Tonggak Pendidikan Islam Berstandar Internasional 

Koordinator IB SMA GDA, Rais, mengatakan dengan pencapaian ini, SMA GDA resmi menjadi IB World School penyelenggara Diploma Programme.

Tayang:
Tribun Jogja/dok. Istimewa
SMA Global Darussalam Academy memperoleh otorisasi untuk menyelenggarakan International Baccalaureate Diploma Programme (IB DP) dari International Baccalaureate Organization (IBO). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - SMA Global Darussalam Academy (GDA) resmi memperoleh otorisasi sebagai penyelenggara International Baccalaureate Diploma Programme (IB DP) dari International Baccalaureate Organization (IBO).

Otorisasi tersebut ditandatangani langsung oleh Director General IB, Olli-Pekka Heinonen, dan mulai berlaku pada 13 Mei 2026.

Koordinator IB SMA GDA, Rais, mengatakan dengan pencapaian ini, SMA GDA resmi menjadi IB World School penyelenggara Diploma Programme.

Keberhasilan tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan pendidikan Islam berstandar internasional di Indonesia.

"Melalui implementasi IB Diploma Programme, SMA Global Darussalam Academy memperkuat komitmen untuk menghadirkan sistem pendidikan yang mengintegrasikan keunggulan akademik global, nilai-nilai Islam, pembentukan karakter, kepemimpinan, serta pembelajaran berbasis asrama dalam satu ekosistem pendidikan modern,” katanya melalui keterangan tertulis, Minggu (17/5/2026).

Rais menerangkan IB DP merupakan program pendidikan internasional bagi siswa usia 16–19 tahun yang telah diakui luas oleh berbagai universitas ternama dunia.

Program ini dirancang untuk membentuk siswa yang berpikir kritis dan reflektif, memiliki wawasan global, unggul secara akademik, serta memiliki kemampuan riset dan kepemimpinan yang kuat.

Baca juga: Dosen UGM Sebut Ekonomi Nasional Menyala Kuning, Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Anggaran

Selain menitikberatkan pada prestasi akademik, IB DP juga menekankan pengembangan karakter, kreativitas, komunikasi, dan kemampuan pemecahan masalah melalui pendekatan inquiry dan critical thinking.

"Dalam pelaksanaannya, siswa akan mempelajari berbagai mata pelajaran internasional yang dipadukan dengan tiga komponen inti IB, yaitu Theory of Knowledge (TOK), Extended Essay (EE), dan Creativity, Activity, Service (CAS)," terangnya.

Program IB Diploma Programme dikenal sebagai salah satu program pendidikan internasional paling prestisius karena membuka peluang lebih luas bagi siswa untuk melanjutkan studi ke universitas-universitas ternama dunia, seperti Harvard University, University of Oxford, University of Cambridge, dan National University of Singapore.

"SMA Global Darussalam Academy sendiri merupakan sekolah berasrama di Yogyakarta yang mengintegrasikan Kurikulum Nasional Indonesia, IB Diploma Programme, pendidikan karakter Islami, kepemimpinan global, serta pengembangan olimpiade dan kreativitas siswa," lanjutnya.

Sebagai Islamic International Boarding School modern, SMA GDA  menghadirkan lingkungan pendidikan yang mendukung pembentukan disiplin, kemandirian, spiritualitas, kemampuan berbahasa asing, dan pola pikir global.

Melalui perpaduan sistem asrama Islami dan kurikulum internasional, SMA GDA berkomitmen mencetak generasi muda yang unggul secara intelektual, berkarakter kuat, serta siap berkontribusi di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

"Dengan diperolehnya otorisasi IB Diploma Programme, siswa SMA GDA diharapkan memperoleh pengalaman belajar berstandar internasional yang tetap berlandaskan nilai-nilai Islam, sekaligus memperkuat kemampuan riset, komunikasi, dan kepemimpinan mereka," imbuhnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved