KONI DIY Luncurkan Buku 929 DIY dari PON ke PON

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY meluncurkan buku berjudul 929 DIY dari PON ke PON.

Tayang:
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN JOGJA / Almurfi Syofyan
LAUNCHING BUKU : Peluncuran Buku 929 DIY dari PON ke PON di Kantor KONI DIY, Senin (17/2/2025). Diharapkan buku tersebut jadi Pedoman Pembinaan Prestasi di Masa Depan. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY meluncurkan buku berjudul 929 DIY dari PON ke PON.

Hadirnya buku ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam pembinaan prestasi DIY yang lebih baik di masa mendatang.

Peluncuran buku tersebut ditandai dengan pemberian buku 929 DIY dari PON ke PON oleh KONI DIY kepada Disdikpora DIY. Penyerahan dilakukan di Kantor KONI DIY, Senin (17/2/2025).

Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto, menyebut buku tersebut menggambarkan bagaimana perjalanan DIY dalam mengikuti pesta olahraga empat tahunan dari masa ke masa.

"Judul 929 DIY dari PON ke PON dimaknai sebagai perjalanan panjang perjuangan pembinaan prestasi dalam keikutsertaan DIY di PON selama 76 tahun dari PON pertama di Solo hingga 2024 kemarin," ujarnya.

Menurutnya, pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 lalu, Kontingen DIY berhasil meraih prestasi membanggakan dengan menduduki peringkat 9 dan meraih 29 medali emas.

Torehan ini, merupakan capaian terbaik selama DIY mengikuti PON.

"Puncaknya saat ini DIY berhasil meraih peringkat 9 dengan 29 medali emas. Jadi angka 929 terinspirasi dari ini peringkat 9 dan 29 medali emas," jelasnya.

Baca juga: Pelatih Interim PSIM Yogyakarta dapat Bonus Sekolah Lisensi AFC Pro, Liana: Coach Erwan Aset Jogja

Lanjut Djoko, dengan lahirnya buku tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pembinaan olahraga prestasi bagi cabang olahraga di DIY.

"Angka 929 ini diharapkan jadi spirit perjuangan menjadi tonggak acuan dan modal serta inspirasi pembinaan atlet dari lapisan paling dasar seperti klub atau sebutan lain," ulasnya.

Sementara itu, Kepala Disdikpora DIY, Suhirman menyebut jika buku berjudul 929 DIY dari PON ke PON itu dapat bermanfaat bagi pelaku olahraga di DIY.

"Dengan data ini kita bisa melakukan perencanaan dengan sebaik-baiknya dan ini lah manfaat buku dan data yang ada," ulasnya.

Dalam buku 929 ini, lanjutnya, banyak data yang berguna dan juga bisa jadi evaluasi terkait keikutsertaan dalam PON.

"Saya harap, dengan adanya buku ini prestasi kita meningkat, angka sembilan di depan menurun dan angka dua digit di belakang naik," tambahnya.

Sedangkan, Ketua Tim Penyusun Buku 929 DIY dari PON ke PON, Sri Winarni, menyebut penyusunan buku ini telah disesuaikan dengan data-data yang dikumpulkan dari berbagai sumber.

"Alhamdulillah, dalam menyusun ini kita wawancara dan FGD dengan para atlet, pelatih, official hingga pengurus KONI DIY yang lakukan monitoring dan evaluasi PON," ucapnya.

Dia menyebut, data yang dianalisis merupakan data yang betul-betul otentik sehingga hasil analisis perjalanan PON ke PON ini diharapkan bisa jadi pedoman.

"Ada banyak sisi positif dari kajian ini terutama data-data pada cabang-cabang olahraga terkait proses peningkatan medali," tukasnya. (Mur)
 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved