Kasus Aktif PMK Capai 2.019 Ekor, Dua Pasar Hewan DIY Masih Ditutup

Hingga saat ini, DPKP DIY telah memvaksinasi 8.090 ekor ternak berdasarkan data manual yang dihimpun.

Dok. Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta
KASUS PMK - Pemberian vaksin PMK untuk hewan ternak di Kota Yogyakarta. Saat ini, kasus aktif PMK di wilayah DIY tercatat mencapai 2.019. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menutup dua pasar hewan di wilayahnya akibat penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

Kepala DPKP DIY Syam Arjayanti menyebutkan pasar yang ditutup berlokasi di Kabupaten Bantul dan Kulon Progo.

Hingga Kamis (30/1/2025), tercatat 2.743 ekor ternak terinfeksi PMK di DIY. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 412 ekor telah dinyatakan sembuh, 231 ekor mati, dan 81 ekor harus dipotong bersyarat.

Dengan demikian, kasus aktif PMK di DIY masih mencapai 2.019 ekor.

Sebagai upaya penanggulangan, vaksinasi terus diintensifkan.

Hingga saat ini, DPKP DIY telah memvaksinasi 8.090 ekor ternak berdasarkan data manual yang dihimpun.

“Untuk Februari nanti, kami harus menyusun strategi khusus karena keterbatasan tenaga. Kami akan menggandeng perguruan tinggi, perkumpulan dokter hewan, serta petugas inseminasi buatan (IB) agar vaksinasi berjalan optimal,” jelas Syam.

Baca juga: Vaksinasi Massal Gencar Dilakukan, Kasus PMK di DIY Tercatat Mulai Menurun

Ia juga menyebut anggaran vaksinasi ini berasal dari Kementerian Pertanian dan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Sebagai langkah awal, DPKP DIY sebelumnya telah menerima dropping 11.000 dosis vaksin dari total pengajuan tambahan sebanyak 113.450 dosis.

Pengiriman tahap pertama ini didistribusikan ke berbagai kabupaten dan kota di DIY, dengan prioritas pada sapi perah dan sapi potong.

DPKP DIY terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan penanganan PMK berjalan maksimal dan kerugian peternak dapat diminimalkan. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved