Kinerja APBN di DIY Hingga Akhir Tahun 2024 Tumbuh Positif
Menurut dia, positifnya kinerja APBN di DIY mencerminkan upaya pemerintah dalam menjaga keseimbangan fiskal yang sehat.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Yoseph Hary W
Penerimaan Bea dan Cukai sampai dengan 31 Desember 2024 terkontraksi sebesar 10,82 persen dengan realisasi sebesar Rp 828,91 miliar dan masih didominasi dari penerimaan Cukai Hasil Tembakau sebesar Rp816,83 miliar.
Selanjutnya, penerimaan Pabean memenuhi target walaupun terkontraksi sebesar 21,07 persen, yang disebabkan penurunan penerimaan Bea Masuk BC 2.5 yang sifatnya insidental dan terbatas mengingat tujuan utama pemberian fasilitas fiskal untuk usaha tujuan ekspor.
Sedangkan kinerja penerimaan Cukai Hasil Tembakau (CHT) masih dalam kategori stabil meskipun terkontraksi sebesar 10,72 persen dengan realisasi sebesar Rp 816,83 miliar atau 100,16 persen dari target. Kontraksi di sektor CHT ini terjadi karena pergeseran produksi rokok sigaret kretek tangan dari nilai cukai yang lebih tinggi menjadi nilai cukai yang lebih rendah.
Penerimaan Cukai Etil Alkohol (EA) juga terkontraksi sebesar 62,87 persen yang diakibatkan karena penurunan pemesanan EA di pabrik EA untuk tahun ini dibandingkan tahun lalu, serta adanya ketentuan baru terkait penilaian.
Sementara itu, penerimaan PNBP sampai dengan 31 Desember 2024 mengalami pertumbuhan sebesar 8,45 persen dengan realisasi sebesar Rp2,74 triliun atau 127,97 persen dari target Rp2,14 triliun. Pendapatan BLU tumbuh 8,5 persen dan mencapai 114,86 persen dari target APBN.
Kenaikan ini didorong realisasi pendapatan Jasa Pelayanan Rumah Sakit, Jasa Pelayanan Pendidikan, Jasa Layanan Perbankan BLU, dan Pendapatan BLU dari Sewa Ruangan. PNBP Lainnya tumbuh 5,3 persen dan mencapai 212,12 persen dari target APBN. Pertumbuhan PNBP Lainnya ditopang dari Pendapatan Biaya Pendidikan, Penerbitan STNK, BPJS Kesehatan pada FKTL, dan Pendapatan Paspor.
"Kenaikan perpajakan ditopang oleh kenaikan aktivitas ekonomi, sehingga utilisasi dan upah tenaga kerja mengalami kenaikan. Selain itu, kenaikan pembayaran deposito tabungan, konstruksi, dan sewa atau pengalihan tanah bangunan juga ikut menyokong pertumbuhan kinerja perpajakan,” imbuhnya. (maw)
| Bursa Transfer Super League: Striker Inggris Deri Corfe Resmi Tinggalkan PSIM Yogyakarta |
|
|---|
| Deri Corfe Resmi Hengkang dari PSIM Yogyakarta, Dirumorkan Gabung PSIS Semarang |
|
|---|
| Dugaan Penahanan Ijazah di SMAN 2 Yogyakarta: Akar Permasalahan dan Klarifikasi Pihak Sekolah |
|
|---|
| Ucapkan Selamat Tinggal pada Asap Knalpot di Malioboro Mulai November Ini |
|
|---|
| Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jogja Hari Ini, Kamis 4 Juni 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pertumbuhan-ekonomi-di-yogyakarta-tahun-2020-alami-kontraksi-sebesar-269-persen.jpg)