Bursa Transfer Super League: Striker Inggris Deri Corfe Resmi Tinggalkan PSIM Yogyakarta

Penyerang asal Inggris, Deri Antony Corfe, menjadi pemain pertama yang dipastikan berpisah dengan Laskar Mataram

Tayang:
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Almurfi Syofyan
Striker PSIM Yogyakarta, Deri Corfe saat menggiring bola di Stadion Sultan Agung, Bantul beberapa waktu lalu. 

Ringkasan Berita:
  • Penyerang asal Inggris, Deri Antony Corfe, menjadi pemain pertama yang resmi berpisah dengan PSIM Yogyakarta setelah kontraknya habis di akhir musim 2025/2026.
  • Selama membela Laskar Mataram, Corfe tampil cukup reguler dengan mencatatkan 30 penampilan dari total 34 laga, serta menyumbang 3 gol dan 1 assist.
  • Pasca-keluar dari PSIM, pemain berusia 28 tahun ini santer dikaitkan dengan PSIS Semarang, meskipun manajemen PSIM enggan mengonfirmasi rumor tersebut.

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penyerang asal Inggris, Deri Antony Corfe, menjadi pemain pertama yang dipastikan berpisah dengan Laskar Mataram setelah kontraknya berakhir pada akhir musim 2025/2026.

Kepastian tersebut disampaikan General Manager PSIM Yogyakarta, Steven Sunny Salvatore.

Ia menegaskan manajemen memutuskan tidak memperpanjang kerja sama dengan mantan pemain Persiraja Banda Aceh tersebut.

“Corfe dari kami memang tidak perpanjang jasanya karena kontraknya sudah selesai,” ujar Sunny, Kamis (4/6/2026).

Berakhirnya kebersamaan Corfe dengan PSIM langsung memunculkan berbagai spekulasi mengenai klub tujuan berikutnya.

Nama pemain berusia 27 tahun itu belakangan santer dikaitkan dengan PSIS Semarang yang tengah membangun kekuatan untuk menghadapi kompetisi Championship musim 2026/2027.

Meski demikian, Sunny enggan memberikan komentar lebih jauh terkait rumor yang menghubungkan Corfe dengan klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut.

Menurutnya, urusan masa depan sang pemain sepenuhnya menjadi ranah pribadi yang patut dihormati.

“Perihal ke PSIS, saya tidak bisa konfirmasi hal tersebut,” tegasnya.

Selama membela PSIM pada musim 2025/2026, Corfe tercatat menjadi salah satu pemain yang cukup sering mendapat kepercayaan tampil.

Ia bermain dalam 30 dari total 34 pertandingan yang dijalani Laskar Mataram sepanjang musim.

Dari jumlah penampilan tersebut, Corfe mengoleksi tiga gol dan satu assist.

Meski kontribusi golnya tidak terlalu menonjol, pemain kelahiran Inggris itu tetap dianggap memiliki kualitas dan pengalaman yang dibutuhkan sejumlah klub.

Tak heran jika namanya kini menjadi salah satu komoditas panas di bursa transfer. 

Di kalangan pendukung PSIS Semarang, Corfe bahkan disebut-sebut sebagai sosok yang tepat untuk memperkuat lini depan tim dalam upaya kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved