Dispar Kulon Progo Akan Kaji Kembali Rencana Penataan Alun-alun Wates

Kepala Dispar Kulon Progo, Joko Mursito mengatakan kajian tersebut akan dilakukan lebih mendalam agar penataan Alun-alun Wates

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
KAJI ULANG: Warga berjalan santai menikmati suasana Alun-alun Wates, Kulon Progo, Kamis (30/01/2025). Pemkab Kulon Progo sedang mengkaji rencana penataan Alun-alun Wates. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Pariwisata (Dispar) Kulon Progo akan mengkaji kembali rencana penataan Alun-alun Wates yang sedianya mulai dilaksanakan tahun 2025 ini.

Keputusan tersebut diambil setelah adanya respons beragam dari masyarakat Kulon Progo.

Kepala Dispar Kulon Progo, Joko Mursito mengatakan kajian tersebut akan dilakukan lebih mendalam agar penataan Alun-alun Wates atau yang dikenal sebagai Alwa bisa diterima dengan baik oleh masyarakat.

"Langkah ini diambil guna meredam gejolak di masyarakat terkait rencana tersebut," jelas Joko pada Kamis (30/01/2025).

Gejolak yang dimaksud adalah masih banyak masyarakat yang disebut kurang setuju dengan rencana tersebut.

Lewat kajian tersebut diharapkan bisa memberikan pemahaman ke masyarakat terkait rencana penataan Alun-alun Wates.

Joko pun telah mengusulkan agar pengerjaan penataan Alun-alun Wates ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Anggaran dari Dana Keistimewaan (Danais) DIY yang sedianya digunakan untuk rencana tersebut juga akan dikembalikan.

"Kami kembalikan anggaran tersebut ke Paniradya Keistimewaan DIY agar bisa digunakan untuk program yang lebih prioritas," ujarnya.

Padahal Joko mengatakan rencana penataan Alun-alun Wates sudah disiapkan sejak 2022 lalu. Detail Engineering Design (DED) pun sudah selesai dikerjakan pada 2024.

Ikon berupa patung Penari Angguk juga akan ditempatkan di Alun-alun Wates.

Rencana pemasangan ini disebut sudah melalui kajian dengan sejumlah pihak, termasuk dengan organisasi keagamaan.

Meski begitu Joko menilai langkah penundaan bisa menjadi kesempatan agar rencana penataan bisa lebih dimatangkan. Sekaligus menunggu kebijakan dari bupati definitif terkait rencana tersebut.

"Kami akan melakukan koordinasi dan konsultasi karena bisa jadi nanti akan ada kebijakan yang berbeda," katanya.

Rencana penataan Alun-alun Wates sebelumnya dikemukakan oleh Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo Srie Nurkyatsiwi. Menurutnya, penataan tersebut menjadi bagian dari upaya penataan Kota Wates.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved