Ada Temuan Jentik Nyamuk Sudah Membawa Virus Dengue, Diskes Klaten Upayakan Hal Ini
Melonjaknya kasus DBD di Klaten disinyalir karena adanya mutasi atau transmisi transovarial virus dengue (virus penyebab DBD).
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Klaten melonjak hampir empat kali lipat pada 2024 dibanding 2023.
Angka kematian akibat DBD juga naik dua kali lipat dibanding dibanding tahun sebelumnya.
Melonjaknya kasus DBD di Kota Bersinar itu disinyalir karena adanya mutasi atau transmisi transovarial virus dengue (virus penyebab DBD).
Pasalnya, saat ini ada temuan bahwa jentik nyamuk sudah membawa virus dengue sejak menetas.
Sehingga terjadi tren penularan baru virus dengue.
"Kalau dulu, prosesnya kan nyamuk mengigit orang sakit DBD baru menularkan ke orang lain. Sekarang tidak, virusnya kini berkembang sehingga jentik-jentik nyamuk itu sudah membawa virus. Makanya yang harus diberantas bukan hanya nyamuknya tapi juga jentiknya," kata Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Anggit Budiarto, Minggu (12/1/2025).
Karena ada transmisi tersebut, maka perkembangan penyebaran virus DBD pun semakin tinggi.
Baca juga: Dinas Kesehatan Klaten Catat Kasus DBD 2024 Melonjak Hingga 1.300-an, Angka Kematian Capai 31 Orang
Apalagi, masyarakat Kabupaten Klaten cenderung belum melaksanakan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara rutin.
Menurutnya, pemberantasan jentik-jentik nyamuk juga jadi upaya efektif untuk menekan penyebaran DBD.
Karena ada temuan jentik nyamuk membawa virus dengue, maka masyarakat harus memastikan tidak ada jentik nyamuk yang berkembang di wilayahnya.
Selain PSN dan pemberantasan jentik nyamuk, Anggit menilai vaksinasi DBD juga jadi program bagus untuk menekan kasus DBD di Kabupaten Klaten.
Namun, sampai saat ini vaksinasi DBD belum menjadi program pemerintah, sehingga masih berbayar.
Kendati demikian, pihaknya mengaku sedang mempertimbangkan program vaksinasi DBD itu bisa dihadirkan di Kabupaten Klaten.
Pihaknya mengaku sedang menghitung perkiraan budget kebutuhan dan memetakan rencana calon penerima vaksinasi DBD.
Pengawas Dinkes Sleman Sebut Aspek Penyebab Keracunan MBG di Berbah: Makanan Tidak Segera Dimakan |
![]() |
---|
Empat Desa di Kabupaten Klaten Masuk Daftar Rawan Peredaran Narkoba |
![]() |
---|
Ratusan Siswa SLB Ikuti Jambore Pramuka Anak Berkebutuhan Khusus di Candi Sojiwan Klaten |
![]() |
---|
Marak Keracunan MBG, Dinkes Gunungkidul Bereaksi, Orang Tua Khawatir: Anak Kami Jadi Taruhannya |
![]() |
---|
Sekda Klaten Langsung Ditahan Kejati Diduga Terlibat Korupsi, Bupati Konsultasi ke Gubernur |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.