5 ALASAN Warga Koroulon Kidul Tuntut Dukuh Tri Mulyanto Dicopot

Ratusan warga Padukuhan Koroulon Kidul, Kalurahan Bimomartani, Ngemplak, Sleman, mendesak Kepala Dukuh Tri Mulyanto.

Tayang:
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Bunga Kartikasari
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Sejumlah warga Koroulon Kidul, Bimomartani, Ngemplak Sleman unjuk rasa di balai Kalurahan Bimomartani, Senin (6/1/2025) 

Saat warga menggelar aksi damai dan audiensi dengan pihak Kalurahan, Tri Mulyanto tidak hadir meskipun sudah dihubungi oleh Lurah Bimomartani, Tutik Wahyuningsih. 

Ketidakhadiran ini semakin mempertegas kekecewaan warga terhadap yang bersangkutan.

4. Kehilangan Kepercayaan Warga

Warga merasa bahwa keberadaan Tri Mulyanto sebagai Dukuh sudah tidak dapat diterima lagi karena dinilai tidak mampu memenuhi harapan mereka, baik secara personal maupun profesional.

5. Mediasi: Legowo Mundur tapi Bantah Tuduhan

Dalam mediasi yang digelar Senin malam, Tri Mulyanto bersedia mengundurkan diri, namun ia membantah semua tuduhan yang dilayangkan kepadanya. 

"Pak Tri (Mulyanto) menolak tuduhan yang sudah disampaikan masyarakat. Minta dibersihkan namanya dulu nanti ada kesepakatan. Monggo, info selanjutnya Rabu nggih. Kesepakatan Pak Tri legowo mundur," kata Lurah Bimomartani, Tutik Wahyuningsih, Selasa (7/1/2025). 

6. Lurah Bimomartani: Layanan Warga Tetap Berjalan

Lurah Bimomartani, Tutik Wahyuningsih, memastikan layanan pemerintah terhadap warga tetap berjalan meskipun situasi di Koroulon Kidul memanas. 

Kasus ini menunjukkan kompleksitas hubungan antara pemimpin desa dan warganya. 

Meski Tri Mulyanto menyatakan siap mundur, penyelesaian menyeluruh masih memerlukan waktu dan proses yang sesuai dengan regulasi.

"Jadi ini kami handle. Seandainya warga sudah tidak membutuhkan Pak Dukuh lagi, kalau ada apa-apa nanti dari Pemerintah Kalurahan yang akan menyampaikan, mungkin informasi atau dari masyarakat yang akan mencari syarat-syarat kepentingan masyarakat, itu langsung kami minta ke Kalurahan. Jadi insyaallah tidak (mengganggu pemerintahan)," kata Tutik di Bimomartani, Senin (6/1/2025). 

( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari / Ahmad Syarifudin )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved