Tidak Ada Kenaikan Tarif Tiket Wisata Pantai di Gunungkidul Selama Libur Nataru

Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul memastikan tidak ada perubahan harga tiket wisata saat libur natal dan tahun baru (Nataru) 2025.

Dok. TRIBUNJOGJA.COM
Suasana gerbang TPR Utama Baron di Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja Nanda Sagita Ginting 

Tribunjogja.com Gunungkidul - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul memastikan tidak ada perubahan harga tiket wisata saat libur natal dan tahun baru (Nataru) 2025.  

Wisatawan tetap akan dikenakan retribusi sesuai dengan tarif yang telah ditetapkan sebelumnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul Oneng Windu mengatakan harga tiket masuk objek wisata di kawasan pantai di Kabupaten Gunungkidul tetap sama.

"Untuk tiket tidak ada kenaikan, jadi libur atau tidak libur (Nataru) memang tidak ada kenaikan. Kenaikan itu terjadi jika  semisalnya adanya perubahan peraturan daerah (Perda),"ujarnya saat dikonfirmasi pada Minggu (22/12/2024).

Dia menuturkan tarif tiket masuk objek wisata di kawasan Pantai Baron dan sekitarnya masih Rp15 ribu per orang.

"Itu sudah dapat sekitar 23 pantai yang ada di sana,"ucapnya.

Sementara itu, untuk tren kunjungan pada weekend kali ini, Windu mengaku pergerakan wisatawan masih landai, belum ada kenaikan signifikan. 

"Pergerakan wisatawan masih belum terlihat, Sabtu (21/12/2024) sekitar 9.358 wisatawan dan kemungkinan hari ini Minggu (22/12/2024) angka kunjungannya tidak jauh berbeda. Dan, untuk angka segitu masih terbilang biasa belum ada lonjakan,"tuturnya.

Ia menyebutkan diperkirakan tren kenaikan wisatawan mulia terjadi saat mendekati perayaan natal disekitar 25 Desember 2024 atau setelah perayaan natal. 

"Mungkin kalau Minggu ini masih ancang-ancang, memang kami prediksi kenaikan wisatawan itu terjadi diatas tanggal 25 Desember hingga awal tahun baru 2025,"tuturnya.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Priyanta mengatakan adapun target kunjungan tersebut, terhitung dimulai 25 Desember 2024-1 Januari 2025.

"Kami perkirakan kunjungan wisatawan di saat libur Nataru bakal melonjak, terutama rentang waktu tersebut,"ujarnya.

Dari target kunjungan libur Nataru tersebut, pihaknya memperkirakan akan memperoleh nilai pendapatan asli daerah (PAD) sekitar Rp1,08 miliar. 

"Harapan kami dengan target ini bisa terpenuhi,"papar dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved