Antisipasi Pencemaran, DLH Bantul Ajak Masyarakat Jaga Diri dan Lingkungan Saat Musim Hujan

Untuk mengantisipasi pencemaran itu, Bambang juga melakukan koordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul, Bambang Purwadi Nugroho. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul mengimbau masyarakat untuk menjaga diri dan lingkungan selama musim hujan berlangsung. 

Kepala DLH Kabupaten Bantul, Bambang Purwadi, menyebut hujan yang terjadi terus menerus berpotensi meningkatkan debit air sungai dan menghanyutkan benda-benda di dalamnya, termasuk sampah.

"Adanya sampah yang hanyut di sungai-sungai itu berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Maka, kami harap kepada masyarakat juga untuk dapat menjaga diri dengan mengelola sampah dengan baik dan tepat," ucap dia kepada Tribunjogja.com, Minggu (22/12/2024).

Namun, sejauh ini, Bambang menyebut bahwa kondisi seluruh sungai di Bumi Projotamansari masih tergolong landai, aman, dan tidak terjadi peningkatan pencemaran lingkungan.

"Hanya saja kondisi pencemaran lingkungan dimungkinkan terjadi. Karena, tidak hanya sampah plastik atau sampah dari bekas manusia, tapi ada sampah-sampah alam yang juga terbawa arus di sungai," ujarnya.

Baca juga: DLH Bantul Perkirakan Jumlah Sampah Meningkat Sekitar 10-15 Persen Selama Libur Nataru

Untuk mengantisipasi pencemaran itu, Bambang juga melakukan koordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Termasuk berkoordinasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bantul.

"Karena, sungai itu kan tupoksinya di instansi itu. Tapi, untuk pengangkutan sampah dan pengolahannya memang ada di instansi kami," tutur Bambang.

Lanjutnya, pihaknya bersama lintas OPD juga melakukan monitoring kondisi sampah di seluruh sungai di Bumi Projotamansari.

Beberapa di antaranya, berupa, Sungai Winongo, Sungai Opak, higga Sungai Bedog.

"Jadi, memang ada juru pemantau baik itu dari instansi kami maupun dari instansi lain. Ya, harapannya, tidak terjadi pencemaran lingkungan, sehingga masyarakat aman, nyaman, dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved