Hujan Lebat, BPPTKG Yogyakarta Ingatkan Warga Waspadai Potensi Banjir Lahar Gunung Merapi

BPPTKG Yogyakarta mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi untuk tetap waspada potensi lahar hujan

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Hamim Thohari
Ilustrasi : Gunung Merapi 

Agus menambahkan, meski sulit untuk memastikan angka pasti berapa intensitas hujan yang dapat menggugurkan material, pihaknya akan mengeluarkan notifikasi saat curah hujan melebihi 10 mm/jam pada 10 menit pertama.

BPPTKG juga telah melakukan evaluasi terhadap potensi bahaya lahar hujan yang bisa menjangkau sungai-sungai seperti Kali Boyong, Kali Krasak, hingga Kali Kopeng yang dapat mencapai belasan hingga puluhan kilometer.

Meskipun demikian, menurut Agus, analisis pemodelan memperkirakan bahwa aliran lahar hujan ini tidak akan meluap ke pemukiman, namun tetap membutuhkan kewaspadaan.

Selain potensi membahayakan pemukiman, kelompok rentan seperti penambang pasir dan pelaku wisata juga perlu mengantisipasi bahaya lahar hujan. 

BPPTKG mengingatkan agar notifikasi terus disebarkan melalui grup WhatsApp yang berisi instansi pemerintah, relawan, dan masyarakat. 

"Kami pastikan notifikasi ini dapat menjangkau semua pihak terkait," jelas Agus.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD DIY, Noviar Rahmad, menambahkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan seluruh alat peringatan dini (EWS) di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi agar siap memberikan peringatan jika terjadi banjir lahar hujan. 

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak cuaca ekstrem lainnya, seperti tanah longsor yang berpotensi terjadi di wilayah tebing-tebing di Kabupaten Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul.

"Masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Merapi harus terus waspada terhadap potensi banjir lahar hujan," ujar Noviar.

Seiring dengan kondisi cuaca ekstrem yang berlangsung, BPBD DIY dan BPPTKG terus bekerja sama untuk memantau situasi di lapangan dan memberikan informasi terkini guna melindungi masyarakat dari bahaya yang dapat terjadi. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved