Kasus Pelajar SMK di Semarang Tewas Ditembak Polisi, Begini Temuan Keluarga
Kasus tewasnya siswa SMKN 4 Semarang, Jawa Tengah, GRO (17) akibat ditembak oleh polisi mendapatkan perhatian dari banyak pihak
Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Tribunjateng.com/ Agus Iswadi
Kepolisian melakukan ekshumasi makam siswa SMK Negeri 4 Semarang, GRO (17) di TPU Bangunrejo, Desa Saradan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen pada Jumat (29/11/2024) siang.
Ia mengatakan, pengendalian penggunaan senjata api yang baik bisa dilakukan dengan tes psikologi secara ketat.
Lalu administrasi pengendalian senjata api juga perlu diatur, mulai dari waktu penggunaan dan sebagainya.
"Kalau hal ini bisa dilakukan saya rasa angka atau pelanggaran SOP yang dilakukan internal kepolisian akan berkurang," tuturnya.
Choirul mengungkapkan, tindakan penembakan tersebut jauh dari kebijakan polisi presisi di antaranya dengan pendekatan humanis.
"Pendekatan menyelesaikan masalah itu harus menjauhi kekerasan apalagi berkaitan dengan para remaja," ujarnya. (*)
Baca Juga
| Polisi di Semarang yang Tembak Mati Pelajar SMA Dituntut 15 Tahun Penjara |
|
|---|
| Keluarga Alm Gamma Minta Banding Sidang Etik Aipda Robig Dipercepat, Ini Alasannya |
|
|---|
| Korban Pemerasan Oknum Polisi di Semarang Bermuculan, Terbaru Seorang Pria Ngaku Dipalak Rp600 Ribu |
|
|---|
| KRONOLOGI Lengkap Dua Oknum Polisi di Semarang Peras Sepasang Remaja yang Berduaan di Mobil |
|
|---|
| Lawan Putusan PTDH, Aipda Robig Ajukan Banding |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kasus-Pelajar-SMK-di-Semarang-Tewas-Ditembak-Polisi-Begini-Temuan-Keluarga.jpg)