Berita Kriminal

Kasus Pengeroyokan di Jambusari Sleman , Polisi Kejar 4 Tersangka Lagi 

Satu tersangka sudah berhasil ditangkap, sedangkan empat tersangka lainnya hingga kini masih buron. 

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Istimewa
Kapolresta Sleman, Kombes Pol Yuswanto Ardi (tengah) bersama jajaran saat mengamankan pelbagai senjata tajam dari hasil penggeledahan sebuah rumah di Perumahan Jambusari, Wedomartani, Ngemplak, Kabupaten Sleman, Jumat (15/11/2024) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Polresta Sleman menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan yang berujung pembacokan yang terjadi di perumahan Jambusari, Ngemplak, Kabupaten Sleman.

Satu tersangka sudah berhasil ditangkap, sedangkan empat tersangka lainnya hingga kini masih buron. 

Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Risky Adrian, mengatakan satu tersangka yang sudah ditangkap berinisial N.

Ia ditangkap saat polisi menggeledah rumah kontrakan di Jambusari pada 15 November 2024lalu.

Saat itu, Polisi mengamankan 5 orang dan sejumlah senjata tajam.

Antara lain, parang, tombak hingga panah dan busurnya.

Hasil pemeriksaan 24 jam, dari lima orang yang diamankan tersebut, satu orang ditetapkan sebagai tersangka. 

"Kemudian hasil pemeriksaan terhadap para saksi sebanyak 8 orang kita menentukan 4 tersangka lain yang sekarang masih buron. Jadi teman-teman di lapangan juga sampai saat ini masih melakukan pengejaran terhadap 4 orang tersangka lagi," kata Adrian, Rabu (20/11/2024). 

Ia menjelaskan, satu tersangka yang sudah ditangkap, berperan membawa tombak dan melakukan pemukulan terhadap korban saat peristiwa pengeroyokan terjadi.

Sedangkan 4 tersangka lain yang kini masih buron, ada yang berperan mengeroyok dan mengayunkan parang ke tubuh korban hingga mengenai bagian dada serta punggung.

Baca juga: Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan di Jambusari, Pelaku lainnya Diburu 

 Akibat sabetan parang, korban luka di bagian dada sepanjang 30 centimeter dan bagian punggung 10-15 centimeter.

Saat ini korban masih dirawat intensif di rumah sakit. 

"Sampai sekarang korban masih di rumah sakit, karena melakukan tindakan operasi.  Rekan-rekan media tahu sendiri di bagian dada (korban) itu terbelah sama di belakang, punggung," katanya. 

Kronologi pengeroyokan di Jambusari ini bermula ketika korban, yang merupakan agen travel di Yogyakarta sedang mengendarai mobil di seputar Jambusari, Wedomartani, Ngemplak pada Jumat (14/11/2024) dinihari.

Di perjalanan, kendaraan korban disenggol lalu dipukul oleh dua terduga pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved